Langka! Beras Premium Hilang dari Rak Supermarket

Langka! Beras Premium Hilang dari Rak Supermarket

Berdasarkan laporan Cerita.co.id, kelangkaan beras premium di supermarket modern akhir-akhir ini bukan disebabkan oleh minimnya pasokan, melainkan karena kehati-hatian para pelaku usaha ritel. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah. Ia menjelaskan bahwa temuan pemerintah terkait maraknya beras oplosan yang dijual dengan harga premium, padahal kualitasnya sebanding dengan beras medium, telah membuat para pengusaha was-was.

Budihardjo menambahkan, pengecekan mutu beras yang dilakukan pemerintah di sejumlah ritel modern membuat para pengusaha berhati-hati dalam mendistribusikan produknya. "Memang ada barang yang harus ditarik, atau dikembalikan, ya tidak dijual, karena itu kan ada masukan dari pemerintah. Makanya kita tidak menjual produk yang dilarang," ujar Budihardjo saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Rabu (20/08/2025). Ia menegaskan bahwa penundaan penjualan ini semata-mata untuk menghindari pelanggaran aturan dan memastikan kualitas produk yang dipasarkan.

Langka! Beras Premium Hilang dari Rak Supermarket
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Situasi ini, menurut Budihardjo, mengakibatkan penundaan sementara distribusi beras premium. Para pengusaha ritel menunggu kejelasan dari pemerintah terkait standar mutu beras yang diperbolehkan beredar. "Menunggu kejelasan, karena kan ada banyak—mana yang boleh dan mana yang tidak. Tapi sekarang, per 15 Agustus kemarin, beras-beras itu di ritel sudah ada," tambahnya. Dengan demikian, kelangkaan beras premium di ritel modern bukanlah krisis pasokan, melainkan upaya para pelaku usaha untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan melindungi konsumen dari produk yang tidak memenuhi standar kualitas. Situasi ini diharapkan segera teratasi setelah pemerintah memberikan arahan yang lebih jelas.

COLLABMEDIANET

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar