Cerita.co.id, Jakarta – Kisah inspiratif datang dari Jane Katang, seorang pengusaha sembako dari Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Berkat dukungan pembiayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Jane kini menjelma menjadi pemasok utama untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.
Perjalanan Jane, pemilik usaha Aiko Maju, menunjukkan bagaimana UMKM lokal dapat berperan vital dalam mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Awalnya, Jane hanya menjalankan usaha percetakan dan rumah makan. Namun, melihat peluang dan kebutuhan pasar, ia mendirikan unit usaha sembako bernama Aiko Maju.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan komitmen BRI dalam memperkuat UMKM bukan hanya melalui pembiayaan, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam program pemerintah. "Program MBG membutuhkan rantai pasok yang kuat dan berkelanjutan," ujarnya. Dukungan BRI terhadap Aiko Maju adalah contoh nyata bagaimana UMKM dapat menjawab tantangan tersebut secara profesional, bahkan di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

Related Post
Seiring bergulirnya program MBG di Siau, Aiko Maju mendapatkan kesempatan emas untuk berpartisipasi sebagai pemasok bahan baku bagi dapur umum yang melayani ratusan sekolah. Jane mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam rantai pasok program MBG terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan di lapangan.
"Awalnya saya hanya menyuplai bahan pokok seperti beras dan telur, tapi kebutuhan terus bertambah," jelas Jane. Inisiatifnya untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke BRI memungkinkannya untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat dan memastikan program MBG tetap berjalan lancar. Kisah Jane Katang adalah bukti nyata bahwa UMKM, dengan dukungan yang tepat, dapat menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan dan mendukung keberhasilan program-program strategis pemerintah.








Tinggalkan komentar