Cerita.co.id – Mitsubishi Destinator, SUV 7-penumpang terbaru yang digadang-gadang membawa konsep premium, hadir dengan segudang fitur modern. Namun, ada satu fitur yang absen dari daftar panjang teknologi canggih yang disematkan, yaitu wireless charger.
Padahal, fitur pengisian daya nirkabel ini sudah menjadi standar di banyak mobil kelas menengah hingga atas, bahkan dengan daya yang cukup besar mencapai 50 watt. Lantas, mengapa Mitsubishi memilih untuk tidak menyertakannya pada Destinator?

Mukhamad Arwani, Group Head of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut. Menurutnya, MMKSI telah melakukan riset mendalam mengenai preferensi dan kebiasaan konsumen di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas pengguna masih lebih nyaman dan memilih menggunakan kabel untuk mengisi daya perangkat mereka.

Related Post
"Kami melihat bahwa penggunaan wireless charger belum menjadi prioritas utama bagi konsumen di Indonesia," ujar Arwani. "Kebanyakan dari mereka masih merasa lebih praktis dan familiar dengan pengisian daya menggunakan kabel."
Dengan demikian, Mitsubishi Destinator memilih untuk fokus pada fitur-fitur lain yang dianggap lebih relevan dan dibutuhkan oleh pasar Indonesia. Keputusan ini didasarkan pada data dan riset yang komprehensif, demi memberikan pengalaman berkendara yang optimal bagi para penggunanya.








Tinggalkan komentar