Pemerintah Siap Ambil Alih Mega Proyek PLTS

Pemerintah Siap Ambil Alih Mega Proyek PLTS

Cerita.co.id, Jakarta – Komitmen pemerintah untuk mewujudkan target Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt peak (GWp) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto semakin kuat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara siap mengambil alih proyek raksasa ini jika pihak swasta tidak menunjukkan minat atau menawarkan harga yang tidak kompetitif.

Bahlil menjelaskan, prioritas utama pemerintah adalah mengundang investasi dari Independent Power Producer (IPP) dalam pembangunan PLTS ini. Namun, ia menekankan bahwa proyek strategis nasional ini tidak akan dibiarkan terhenti hanya karena skema tersebut tidak berjalan sesuai harapan atau tidak menghasilkan harga listrik yang kompetitif bagi masyarakat. Pemerintah memiliki rencana cadangan yang matang untuk memastikan keberlanjutan proyek.

Pemerintah Siap Ambil Alih Mega Proyek PLTS
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Saat peluncuran dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Bali, Bahlil dengan tegas menyatakan, "Kalau harganya kompetitif kita kasih IPP, kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat Danantara dengan pembiayaan yang sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden yang efisien, efektif, dan terjangkau." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengamankan pasokan energi bersih.

COLLABMEDIANET

Skema ini disiapkan untuk memastikan bahwa program pembangunan PLTS 100 GWp dapat dieksekusi secara masif dan tanpa hambatan. Pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan energi bersih dengan harga yang terjangkau, efisien, dan efektif, sesuai arahan Presiden. Pelaksanaan program ini ditargetkan berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, menandai langkah besar Indonesia menuju kemandirian energi terbarukan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar