Jalur Cepat Jadi ASN 2026 Ribuan Formasi Menanti

Jalur Cepat Jadi ASN 2026 Ribuan Formasi Menanti

Cerita.co.id, Jakarta – Kabar gembira bagi para calon abdi negara! Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 melalui jalur Sekolah Kedinasan akan segera dibuka, menawarkan kesempatan emas bagi ribuan putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam birokrasi. Pengumuman resmi pembukaan pendaftaran peserta didik ini dijadwalkan pada Agustus 2026, menandai dimulainya babak baru dalam pencarian talenta muda yang berintegritas dan siap mengabdi.

Pemerintah telah menyiapkan total 4.770 kebutuhan CPNS khusus melalui jalur ini. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2025 hanya tersedia 3.257 formasi. Peningkatan jumlah formasi ini tentu membuka peluang lebih besar bagi para peminat untuk mewujudkan cita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tanpa perlu khawatir persaingan yang terlalu ketat dibandingkan jalur umum.

Jalur Cepat Jadi ASN 2026 Ribuan Formasi Menanti
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Proses pendaftaran akan terpusat melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Para calon pelamar dapat mengakses laman resmi sscasn.bkn.go.id untuk melakukan registrasi dan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara daring.

COLLABMEDIANET

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tetap akan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT). Penggunaan CAT ini telah terbukti efektif dalam menjamin transparansi dan objektivitas, sekaligus meminimalisir praktik-praktik kecurangan seperti ‘titipan’ atau joki yang kerap mencoreng integritas seleksi di masa lalu. Target pelaksanaan SKD direncanakan pada September 2026. Seperti tes CASN pada umumnya, SKD sekolah kedinasan akan menguji tiga materi utama: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Setelah melewati tahapan SKD, para pelamar akan melanjutkan ke seleksi lanjutan yang detail jadwal serta materinya diatur secara mandiri oleh masing-masing sekolah kedinasan. Ini berarti calon peserta perlu aktif mencari informasi lebih lanjut dari instansi yang dituju.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, dalam keterangannya kepada Cerita.co.id, menekankan pentingnya integritas dan persiapan matang bagi seluruh peserta. "Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas," tegas Rini di Jakarta. Ia juga berpesan agar para calon peserta mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena seleksi ini bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, melainkan juga membentuk pribadi yang kompeten, berintegritas, dan disiplin dalam pengabdian kepada masyarakat.

Tahun ini, sembilan instansi pemerintah membuka formasi sekolah kedinasan di bawah naungan mereka. Instansi-instansi tersebut meliputi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan (dengan 22 sekolah kedinasan), Kementerian Keuangan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Badan Intelijen Negara (BIN). Ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan bagi mereka yang ingin berkarier di sektor pemerintahan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar