Cerita.co.id, pada Sabtu (15/8/2026), menyoroti perhatian publik terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Dalam penyampaiannya di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara spesifik tidak disinggung, memicu pertanyaan dari berbagai pihak. Menanggapi hal tersebut, Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.
Menurut Basuki, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, komitmen pemerintah terhadap proyek strategis IKN Nusantara tetap tak tergoyahkan. Ia menegaskan bahwa pembangunan ibu kota baru ini merupakan bagian integral dari agenda pembangunan infrastruktur nasional. "Saya kira IKN adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan infrastruktur secara keseluruhan. Tidak ada keharusan untuk menyebutkannya secara terpisah; itu adalah kebijakan yang telah dipertimbangkan oleh beliau," jelas Basuki dari lokasi IKN.
Basuki lebih lanjut memaparkan bahwa proyek IKN telah terintegrasi dalam klaster-klaster prioritas yang digariskan dalam RAPBN 2027. "Pembangunan IKN telah termuat dalam klaster infrastruktur, serta klaster kewilayahan dan desa. Saya yakin, di dalam klaster-klaster tersebut, alokasi untuk pembangunan IKN sudah tercakup dengan baik," tambahnya, meyakinkan bahwa anggaran dan perencanaan untuk IKN tetap berjalan sesuai rencana.

Related Post
Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo Subianto memang memfokuskan pidatonya pada delapan sektor program kerja prioritas nasional. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengumumkan proyeksi belanja negara dalam RAPBN 2027 yang direncanakan mencapai Rp4.097,2 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan belanja negara dalam APBN 2026 yang tercatat sebesar Rp3.842,7 triliun, menandakan ekspansi fiskal untuk mendukung berbagai program pembangunan.









Tinggalkan komentar