Cerita.co.id melaporkan, spekulasi mengenai kehadiran kei car listrik BYD Racco di pasar Indonesia semakin memanas. Pemicunya tak lain adalah serangkaian unggahan misterius dari akun Instagram resmi BYD Indonesia yang secara beruntun menampilkan kendaraan mungil asal Tiongkok tersebut. Langkah ini sontak memicu beragam pertanyaan dan antusiasme di kalangan pecinta otomotif Tanah Air.
Dalam tiga unggahan terpisah, pabrikan otomotif raksasa asal China ini secara bertahap memperkenalkan Racco kepada publik Tanah Air. Unggahan pertama mengulas perkenalan awal dan karakter uniknya, disusul postingan kedua yang menyoroti beragam pilihan warna menarik. Puncaknya, unggahan ketiga membedah tuntas keunggulan, spesifikasi detail, termasuk kapasitas baterai dan fitur-fitur canggih yang diusungnya. Menariknya, seluruh visual yang dibagikan merupakan unit yang saat ini telah dipasarkan di Jepang.
Reaksi warganet tak kalah heboh. Ketiga postingan tersebut sukses meraup puluhan ribu likes dan ribuan komentar, mayoritas berisi antusiasme dan keyakinan bahwa langkah BYD Indonesia ini merupakan indikasi kuat peluncuran Racco di pasar domestik dalam waktu dekat. Cerita.co.id telah berupaya mengonfirmasi maksud di balik strategi media sosial ini kepada Head of PR & Government BYD Indonesia, Luther Panjaitan, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima.

Related Post
Sebagai informasi, BYD Racco bukanlah pendatang baru di kancah global. Kendaraan listrik mungil ini telah mengukir prestasi gemilang di Jepang sejak diluncurkan pada Juli 2024. Hanya dalam dua pekan pertama penjualannya, Racco berhasil mencatatkan pemesanan fantastis sebanyak 1.002 unit, bahkan menargetkan akumulasi 10.000 unit hingga akhir tahun 2024.
Di Negeri Sakura, BYD Racco ditawarkan dengan harga mulai dari 2,14 juta yen, atau setara dengan sekitar Rp 230 jutaan sebelum insentif subsidi. Model ini hadir dalam tiga varian berbeda: 200, 300 Plus, dan 300 Premium. Dengan dimensi kompak panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm, serta wheelbase 2.520 mm, Racco dirancang untuk mobilitas perkotaan. Meskipun mungil, ia mampu mengakomodasi empat penumpang dan menyediakan ruang bagasi cukup lapang berkapasitas 280 liter.
Untuk urusan performa, BYD membekali Racco dengan dua opsi baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) berkapasitas 22,4 kWh dan 35,84 kWh. Ditenagai motor listrik yang mampu menghasilkan daya maksimum 47 kW (sekitar 63 hp) dengan torsi puncak 160 Nm, Racco menawarkan jarak tempuh impresif antara 210 km hingga 320 km dalam sekali pengisian penuh, bergantung pada kapasitas baterai yang dipilih. Fitur pengisian daya cepat juga tersedia; varian 200 mendukung DC charging hingga 35,8 kW melalui konektor CHAdeMO, sementara varian dengan baterai lebih besar dapat mengisi daya hingga 49,7 kW.
Dengan segala daya tariknya, publik kini menanti konfirmasi resmi dari BYD Indonesia mengenai masa depan Racco di pasar otomotif Tanah Air.








Tinggalkan komentar