Cerita.co.id melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, dengan performa yang sangat impresif. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini berhasil ditutup melonjak 67,32 poin atau setara dengan kenaikan 1,10 persen, mencapai level 6.175. Kenaikan signifikan ini menandai hari yang positif dan penuh optimisme bagi para investor di tengah dinamika pasar global.
Dominasi saham-saham yang menguat menjadi pendorong utama lonjakan IHSG. Tercatat, sebanyak 363 emiten berhasil membukukan kenaikan harga, sementara 274 saham lainnya melemah, dan 328 saham sisanya stagnan. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai, dengan total transaksi mencapai Rp14,8 triliun dari 23,4 miliar lembar saham yang berpindah tangan, menunjukkan partisipasi pasar yang aktif.
Tak hanya IHSG, indeks-indeks utama lainnya juga turut merasakan euforia kenaikan. Indeks LQ45, yang berisi saham-saham paling likuid, melonjak 2,19 persen ke 621. Sementara itu, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,57 persen ke 366, Indeks IDX30 naik 2,34 persen ke 351, dan Indeks MNC36 juga tidak ketinggalan dengan kenaikan 2,41 persen ke 272.

Related Post
Sektor-sektor yang menjadi pendorong utama kenaikan ini meliputi konsumer siklikal, infrastruktur, properti, transportasi, konsumer non-siklikal, keuangan, dan kesehatan. Di sisi lain, beberapa sektor harus puas berada di zona merah, seperti energi, bahan baku, industri, dan teknologi, yang menunjukkan adanya rotasi sektoral di pasar.
Di antara saham-saham yang paling bersinar, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan fantastis 27,49 persen, mencapai Rp218 per saham. Disusul oleh PT First Media Tbk (KBLV) yang melesat 26,85 persen ke Rp137, dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang tidak kalah impresif dengan kenaikan 25 persen, ditutup di harga Rp505. Kinerja positif ini diharapkan dapat terus berlanjut di sesi perdagangan berikutnya.








Tinggalkan komentar