BBM Malaysia Naik Tapi Tetap Murah

BBM Malaysia Naik Tapi Tetap Murah

Cerita.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Malaysia. Meski pemerintah setempat baru saja menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk pekan ini, fakta menarik terungkap: bensin RON 95 di negeri jiran tersebut masih jauh lebih terjangkau dibandingkan Pertamax (RON 92) di Indonesia.

Dilansir dari media lokal Malaysia, The Star, dan pernyataan Kementerian Keuangan Malaysia, kenaikan harga ini menyasar bensin RON 95 dan solar tanpa subsidi. Masing-masing naik lima sen dan sepuluh sen per liter. Harga eceran RON 95 non-subsidi kini mencapai 3,42 ringgit per liter, setara dengan sekitar Rp 15.157 (kurs 1 ringgit = Rp 4.431), dari sebelumnya 3,37 ringgit. Sementara itu, solar non-subsidi kini dibanderol 4,07 ringgit (sekitar Rp 18.037) per liter, naik dari 3,97 ringgit.

BBM Malaysia Naik Tapi Tetap Murah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menariknya, harga bensin RON 97 tetap stabil di angka 4,00 ringgit (sekitar Rp 17.727) per liter. Lebih penting lagi, harga BBM bersubsidi tetap tak tersentuh. Bensin RON 95 di bawah program Budi95 masih dijual 1,99 ringgit (sekitar Rp 8.819) per liter. Begitu pula solar bersubsidi dalam inisiatif Budi Madani Diesel (Budi Diesel) dipertahankan pada 2,10 ringgit (sekitar Rp 9.307) per liter, khusus bagi pemilik kendaraan diesel pribadi yang memenuhi syarat.

COLLABMEDIANET

Kementerian Keuangan Malaysia menjelaskan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya risiko geopolitik di Selat Hormuz. "Serangan AS yang diperbarui terhadap Iran, serta kekhawatiran atas keamanan jalur perdagangan di Selat Hormuz, telah meningkatkan premi risiko minyak mentah dan biaya pengiriman," demikian pernyataan kementerian. Mereka menambahkan bahwa harga minyak mentah Brent telah melonjak hingga US$85 per barel, naik sekitar 20% dalam dua minggu terakhir, dan diperkirakan akan terus berfluktuasi selama konflik belum terselesaikan.

Meskipun ada kenaikan, perbandingan harga BBM di Malaysia dengan Indonesia tetap mencolok. Bensin RON 95 non-subsidi di Malaysia yang kini seharga sekitar Rp 15 ribuan per liter, masih lebih murah dibandingkan Pertamax (RON 92) di Indonesia yang rata-rata dibanderol di atas Rp 16 ribuan, khususnya di Pulau Jawa. Ini menunjukkan disparitas harga yang signifikan, di mana konsumen di Malaysia masih bisa menikmati harga bahan bakar yang lebih kompetitif, bahkan untuk jenis non-subsidi sekalipun.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar