Ceria Jadi Mira JDM Rp100 Juta

Ceria Jadi Mira JDM Rp100 Juta

Cerita.co.id – Sebuah transformasi radikal berhasil dilakukan oleh Kris, seorang penggemar otomotif asal Depok, yang menyulap Daihatsu Ceria lansiran tahun 2003 miliknya menjadi replika sempurna Daihatsu Mira Japan Domestic Market (JDM). Proyek ambisius ini menelan biaya hingga Rp 100 juta, mengubah hampir seluruh aspek kendaraan menjadi identik dengan versi yang hanya beredar di pasar Jepang.

Kepada wartawan, Kris menjelaskan bahwa konsep modifikasi yang diusungnya adalah JDM murni. "Tidak ada komponen aftermarket atau modifikasi yang digunakan, karena memang produknya produk Daihatsu Mira," ujar Kris, menegaskan komitmennya pada keaslian. Ia menambahkan bahwa Daihatsu Ceria yang populer di Indonesia antara tahun 2000 hingga 2006, sejatinya merupakan kembaran dari Daihatsu Mira yang dipasarkan di Jepang, hanya saja dengan spesifikasi yang disesuaikan untuk pasar lokal.

Ceria Jadi Mira JDM Rp100 Juta
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Daihatsu Ceria milik Kris, yang awalnya dibekali mesin 850 cc ED-10 tiga silinder SOHC, kini telah diganti total dengan jantung pacu asli Daihatsu Mira berkapasitas 650 cc yang dilengkapi turbo. Kris mengungkapkan bahwa proses konversi ini relatif mulus berkat kesamaan basis antara kedua mobil. "Dudukan, sasis, semuanya itu sama. Jadi kami tidak perlu mengubah banyak, hanya Plug n Play (PnP), termasuk penggantian mesinnya," jelasnya, menyoroti kemudahan dalam mengadaptasi komponen asli Mira.

COLLABMEDIANET

Secara keseluruhan, Kris memperkirakan sekitar 80% dari Daihatsu Ceria-nya kini telah bertransformasi menjadi Daihatsu Mira. Hanya sasis, bodi bagian tengah, dan pintu yang masih mempertahankan part asli Ceria. Sementara itu, seluruh interior, mulai dari jok, dasbor, hingga sistem audio, telah diganti sepenuhnya dengan komponen original Mira, menciptakan nuansa kabin yang otentik khas JDM.

Untuk total biaya, Kris merinci bahwa proyek ini menghabiskan sekitar Rp 100 juta, sudah termasuk pembelian bahan dan komponen. Bagian termahal adalah mesin, yang menelan biaya antara Rp 40 hingga 50 juta. Selain mesin, tantangan terbesar justru datang dari perburuan pelek. "Part yang paling susah itu velg, karena Enkei Jepang ring 14 agak susah didapat, butuh waktu lama," pungkas Kris, menggambarkan dedikasi yang dibutuhkan untuk mewujudkan impian JDM-nya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar