Terkuak Catatan Penting Pasar Modal RI

Terkuak Catatan Penting Pasar Modal RI

Cerita.co.id, Jakarta – Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru-baru ini merilis tinjauan Global Market Accessibility Review 2026, menyoroti dua aspek penting yang memerlukan perhatian serius dari pasar modal Indonesia. Penilaian ini, yang disampaikan oleh lembaga indeks global terkemuka tersebut, berpusat pada isu transparansi dan liberalisasi pasar, memberikan indikasi area mana saja yang perlu diperbaiki untuk menjaga daya saing Indonesia di kancah global.

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan MSCI adalah kriteria Arus Informasi (Information Flow). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana kriteria ini tidak menjadi masalah, kini MSCI memberikan tanda minus. Menurut riset terbaru dari Henan Sekuritas dan Henan Asset, perubahan penilaian ini dipicu oleh kekhawatiran mendalam terkait transparansi kepemilikan saham serta adanya dugaan aktivitas perdagangan terkoordinasi yang berpotensi mengganggu mekanisme pembentukan harga yang wajar di Bursa Efek Indonesia.

Terkuak Catatan Penting Pasar Modal RI
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Catatan minus kedua datang dari kriteria Liberalisasi Pasar Valuta Asing (Foreign Exchange Market Liberalization). Namun, Henan Sekuritas menilai bahwa isu ini bukanlah hal baru bagi pasar Indonesia. Keterbatasan pasar valas offshore merupakan bagian integral dari strategi kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Saat ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp 17.794 per dolar AS, dengan BI Rate stabil di level 5,75 persen, menunjukkan komitmen BI terhadap stabilitas moneter.

COLLABMEDIANET

Meskipun menerima dua catatan penting tersebut, posisi Indonesia di mata MSCI masih tergolong kuat dan kompetitif jika dibandingkan dengan negara-negara Emerging Market lainnya. Sebagai ilustrasi, India tercatat memiliki tujuh kriteria minus dalam tinjauan yang sama. Dengan 16 dari 18 kriteria yang masih bersih dan bernilai positif, klasifikasi Indonesia dalam kelompok Emerging Market diproyeksikan masih sangat layak untuk dipertahankan. Riset Henan Sekuritas menegaskan bahwa mayoritas kriteria Indonesia tetap solid, menempatkan negara ini setara dengan Malaysia, bahkan lebih baik dari India dalam hal aksesibilitas pasar per Juni 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar