Cerita.co.id melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pada Senin, 15 Juni 2026, dengan performa yang sangat impresif. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini melonjak signifikan sebesar 247,31 poin, atau setara dengan kenaikan 4,12 persen, mengakhiri sesi di level 6.254. Performa ini menandai hari yang sangat positif bagi investor di tengah dinamika pasar global.
Sentimen positif begitu mendominasi lantai bursa hari ini. Data perdagangan menunjukkan bahwa sebanyak 633 saham berhasil menguat, jauh melampaui jumlah saham yang melemah, yakni 133. Sementara itu, 193 saham lainnya tercatat stagnan tanpa perubahan harga. Aktivitas transaksi juga sangat tinggi, dengan total nilai mencapai Rp29,9 triliun yang melibatkan perputaran 49,8 miliar lembar saham.
Kenaikan IHSG turut diikuti oleh indeks-indeks sektoral lainnya. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham paling likuid, melonjak 4,56 persen ke level 624. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga tidak ketinggalan, naik 5,12 persen ke 377. Begitu pula dengan IDX30 yang menguat 4,48 persen ke 354, dan MNC36 yang memimpin dengan kenaikan 5,26 persen ke 276. Hampir seluruh indeks sektoral kompak menghijau, mulai dari konsumer non siklikal, keuangan, properti, teknologi, energi, hingga infrastruktur, kecuali sektor kesehatan yang justru mengalami tekanan dan melemah.

Related Post
Di antara gemerlapnya pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian sebagai top gainers. PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) memimpin dengan kenaikan fantastis 33,78 persen, menutup perdagangan di harga Rp99. Disusul oleh PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang melonjak 28,57 persen ke Rp162, serta PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) yang terbang 25 persen ke Rp420.
Namun, tidak semua saham beruntung. Beberapa emiten harus rela masuk daftar top losers. PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) mengalami penurunan terdalam, anjlok 11,21 persen ke Rp3.010. PT Hoffmem Cleanindo Tbk (KING) juga tertekan, turun 10 persen ke Rp414, dan PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) melemah 9,09 persen di harga Rp100.









Tinggalkan komentar