Cerita.co.id melaporkan bahwa fitur sunroof pada mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine, yang kerap digunakan Presiden Prabowo Subianto untuk menyapa masyarakat, ternyata bukan bagian dari desain awal kendaraan tersebut. Terungkap bahwa fitur ini merupakan permintaan mendadak yang diajukan hanya tiga hari menjelang pelantikan Presiden, demi mengakomodasi interaksi langsung dengan rakyat.
Menurut informasi dari PT Pindad, pengembang kendaraan tersebut, Maung MV3 Garuda Limousine awalnya dirancang dengan konfigurasi full armour atau material antipeluru tanpa fitur sunroof. Namun, kebutuhan untuk memungkinkan Presiden RI menyapa masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan memicu permintaan penambahan fitur tersebut dalam waktu yang sangat singkat.
Saat ini, Presiden Prabowo menggunakan MV3 Garuda Limousine, varian pengembangan terbaru dari seri MV3 yang desainnya disesuaikan langsung dengan arahan Presiden. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter. Dengan bobot mencapai 2,95 ton, kendaraan ini tetap dirancang untuk kenyamanan maksimal kepala negara.

Related Post
Dari segi performa, MV3 Garuda Limousine ditenagai mesin berkekuatan 199 dk yang dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Kecepatan puncaknya diklaim mencapai 100 km/jam, angka yang dinilai memadai untuk menunjang perjalanan kepresidenan.
Aspek keamanan menjadi prioritas utama, dengan material bodi menggunakan composite armor yang efektif menahan tembakan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193. Kaca mobil berstandar antipeluru level B5/B6, dilengkapi ban Run Flat Tyre (RFT) berukuran 21 inci yang menjamin mobilitas kendaraan meski dalam kondisi bocor.
Selain modifikasi pada Maung MV3, Presiden Prabowo juga baru-baru ini menyampaikan keinginan untuk memiliki mobil kepresidenan khusus yang didesain dengan kaca transparan. "Ini saya lagi mikir, minta Pindad… didesain mobil khusus untuk Presiden pakai kaca gitu, yang ada kursi tetapi kelihatan aku berdiri. Boleh dong. Eh, gue ini udah 75 tahun ini," ujar Prabowo, bulan lalu.
Menanggapi permintaan tersebut, Direktur Utama PT Pindad (Persero), Sigit Puji Santosa, menegaskan kesiapan perusahaannya untuk memenuhi arahan Presiden. Sigit mengonfirmasi bahwa permintaan pembuatan mobil berkaca transparan memang datang langsung dari Presiden Prabowo. Meskipun demikian, detail spesifikasi maupun perkiraan waktu penyelesaian proyek tersebut masih dirahasiakan. "Sudah, kita siapkan," kata Sigit. "Tunggu tanggal mainnya nanti," imbuhnya, memberikan sinyal bahwa inovasi kendaraan kepresidenan dari Pindad akan segera terwujud.









Tinggalkan komentar