Cerita.co.id – Presiden terpilih Prabowo Subianto baru-baru ini secara terbuka membagikan pengalaman uniknya saat menggunakan kendaraan taktis Pindad Maung. Meskipun mobil buatan dalam negeri ini diakui memiliki beberapa "kejutan" di sana-sini, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap menjadikannya kendaraan dinas utama. Apa yang melandasi komitmen kuat ini?
Saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Prabowo tidak ragu untuk menceritakan keluh kesahnya. Salah satu pengalaman yang cukup menggelitik adalah ketika atap Maung bocor saat hujan deras. "Suatu saat saya tidur di mobil, karena hujan deras di luar, tahu-tahu (ada bunyi) ‘tek tek tek’, saya bangun, rupanya bocor," ujarnya, seperti dikutip pada Kamis (11/6). Ia mengakui telah mengirimkan unit tersebut kembali ke Pindad, berharap perbaikan dapat mengatasi isu kebocoran.
Tidak hanya itu, ketika Maung diajak menaklukkan medan menanjak di pegunungan, suara "gledak-gledak" kerap terdengar. Namun, serangkaian "kejutan" ini sama sekali tidak menyurutkan niat Prabowo. "Tapi nggak apa-apa. Demi nasionalisme, saya tetap akan pakai mobil ini," tegasnya, menunjukkan sikap yang patut diacungi jempol.

Related Post
Menteri Pertahanan tersebut menekankan bahwa sebagai pemimpin, ia memiliki tanggung jawab moral untuk tidak mengiklankan produk asing. Menurutnya, sudah saatnya produk-produk kebanggaan Indonesia berjaya di tanah air sendiri. "Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri," kata Prabowo, seraya menambahkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun sudah merintis penggunaan Jeep hasil karya putra-putri bangsa.
Prabowo juga menyoroti aspek keteladanan yang harus ia tunjukkan. "Suka nggak suka, karena saya presiden, saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak Indonesia," ungkapnya. Ia memahami bahwa Maung adalah produk yang relatif baru, dengan usia pengembangan sekitar satu hingga dua tahun. Oleh karena itu, wajar jika performa dan kenyamanannya belum setara dengan merek-merek mapan global seperti BMW atau Mercedes-Benz.
"Jadi saya ngerti, ini kan mobil baru 1-2 tahun dibangun. Namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus saya pakai BMW atau Mercedes, ya kan? Saya pakai Maung," pungkas Prabowo, menegaskan sebuah bentuk dukungan nyata terhadap inovasi dan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.








Tinggalkan komentar