Cerita.co.id melaporkan bahwa di tengah hiruk pikuk kompetisi balap Moto3 Eropa, pebalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, memiliki sebuah ‘kode rahasia’ yang kerap ia gunakan bersama rekan senegaranya. Bukan bahasa isyarat, melainkan bahasa Jawa, yang menjadi pilihan utama mereka saat ingin menjaga privasi percakapan dari telinga asing.
Veda, yang kini banyak menghabiskan waktu di benua biru, tidak sendirian. Ia ditemani oleh pebalap Indonesia lainnya seperti Mario Suryo Aji di Moto2 dan Kiandra Ramadhipa yang berlaga di Moto3 Junior World Championship 2026. Karena sama-sama berasal dari tanah Jawa, khususnya Yogyakarta, Veda dan Kiandra seringkali terlihat berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa halus khas Yogyakarta. Momen-momen unik ini bahkan kerap diabadikan dan diunggah melalui akun Instagram resmi @astrahondaracingteam, memperlihatkan sisi lain kehidupan mereka di luar lintasan.
Video-video percakapan berbahasa Jawa ini sontak menarik perhatian warganet Indonesia. Banyak yang merasa terhibur dan memberikan komentar kocak. Beberapa di antaranya berseloroh bahwa Veda dan Kiandra terdengar seperti sedang berbicara dalam bahasa Spanyol saking cepatnya, sementara yang lain berkelakar bahwa "Google Translate pasti kebingungan mengartikannya."

Related Post
Selain tawa, ada pula rasa bangga dari para penggemar yang mengapresiasi kedua pebalap muda ini karena tidak melupakan akar budaya mereka meski telah mendunia. Tak ketinggalan, komentar jenaka seperti "Koyok neng pasar sapi vibes e yo le" juga turut meramaikan kolom komentar, menunjukkan kedekatan emosional warganet dengan para idola mereka.
Sebagai informasi, Veda Ega Pratama kini berkompetisi di kelas Moto3, panggung balap motor dunia. Perjalanan kariernya melesat pesat setelah menjuarai Asia Talent Cup (ATC) pada tahun 2023. Bakatnya semakin terasah ketika ia terpilih sebagai pebalap reguler di ajang Red Bull Rookies Cup, di mana ia berhasil meraih posisi runner-up pada tahun 2025. Puncaknya, Veda mencetak sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di kelas Moto3, sebuah pencapaian yang membanggakan.
Sementara itu, Kiandra Ramadhipa, rekan Veda dalam percakapan berbahasa Jawa tersebut, saat ini berlaga di Moto3 Junior World Championship 2026. Ia juga memiliki rekam jejak yang menjanjikan, pernah berpartisipasi dalam ajang Red Bull Rookies Cup dan Asia Talent Cup, menunjukkan potensi besar untuk mengikuti jejak seniornya.








Tinggalkan komentar