Cerita.co.id melaporkan, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya keras mencapai target ambisius lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari pada tahun 2026, sesuai arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Untuk mewujudkan target krusial ini, SKK Migas telah memetakan rencana eksplorasi yang sangat intensif di berbagai wilayah potensial di Indonesia.
Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Rikky Rahmat Firdaus, menjelaskan bahwa pengeboran sumur eksplorasi menjadi kunci utama dalam strategi peningkatan produksi. Pada tahun 2026, SKK Migas menargetkan pengeboran di sebanyak 39 sumur minyak potensial yang tersebar di seluruh nusantara. Sumur-sumur ini diyakini memiliki cadangan sumber daya yang melimpah, berdasarkan hasil penemuan-penemuan signifikan yang dilakukan beberapa tahun terakhir.

"Kami sangat berharap dan memohon doa agar lima kegiatan sumur di Sumatera, lepas pantai Natuna, Laut Arafura, dan Jawa dapat memberikan hasil positif, dengan temuan yang berpotensi menjadi ‘big fish’ atau ‘giant discovery’," ungkap Rikky dalam sebuah diskusi daring yang dikutip Cerita.co.id. Harapan ini menunjukkan optimisme tinggi terhadap potensi cadangan migas nasional yang belum terjamah.

Related Post
Lebih lanjut, Rikky memaparkan bahwa SKK Migas telah berhasil mengidentifikasi 301 struktur yang memiliki potensi besar sebagai kilang minyak. Dari jumlah tersebut, 79 struktur kini sedang dalam proses Penentuan Status Eksplorasi (PSE), dengan estimasi potensi cadangan mencapai 259 Juta Barel Minyak (MMBO) dan 3,9 Triliun Kaki Kubik Gas (TCF). Angka ini menunjukkan prospek cerah bagi ketahanan energi Indonesia di masa depan.
Tidak hanya fokus pada sumur baru, SKK Migas juga melihat potensi besar dari sumur-sumur menganggur (idle wells) yang berjumlah sekitar 4.500. Rinciannya, 4.200 sumur dimiliki oleh Pertamina, sementara sisanya merupakan kepemilikan swasta. Pemanfaatan kembali sumur-sumur ini bisa menjadi tambahan cadangan yang signifikan untuk mendukung target produksi minyak nasional dan memastikan pasokan energi yang stabil.









Tinggalkan komentar