Cerita.co.id, Jakarta – Gempuran mobil-mobil China, khususnya di segmen kendaraan listrik, semakin terasa di pasar otomotif Indonesia. Di tengah persaingan yang ketat ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) memilih jalur berbeda: memperkuat loyalitas pelanggan.
Strategi ini diwujudkan melalui Honda Culture Indonesia Vol. 2, sebuah acara akbar yang digelar di CIBIS Park, Jakarta. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian roadshow di 10 kota besar, menyatukan 37 komunitas Honda dari seluruh Indonesia yang memiliki lebih dari 50.000 anggota.

Langkah ini bisa dibilang sebagai unjuk kekuatan. Honda seolah ingin menegaskan bahwa aset terbesarnya bukan hanya pabrik atau produk, melainkan puluhan ribu penggemar setia.

Related Post
"Acara ini bukan sekadar perayaan otomotif, tetapi juga wadah ekspresi lintas generasi," ujar Shugo Watanabe, President Director PT Honda Prospect Motor. "Kami ingin menunjukkan bahwa Honda adalah bagian dari perjalanan dan kisah masyarakat Indonesia yang terus menyala sepanjang masa."
Honda Culture Vol. 2 tidak hanya menampilkan mobil-mobil baru, tetapi juga mengajak pengunjung bernostalgia dengan "pusaka" yang telah membangun citra Honda selama lebih dari 50 tahun di Indonesia. Dengan mengakar pada sejarah dan DNA balapnya, Honda berharap dapat mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah gempuran kompetitor.








Tinggalkan komentar