Kuliner di Jagakarsa Disegel Karena Memberikan Pelayanan Makan di Tempat
Nasional

Kuliner di Jagakarsa Disegel Karena Memberikan Pelayanan Makan di Tempat

Kuliner di Jagakarsa Disegel Karena Memberikan Pelayanan Makan di Tempat

Kuliner di Jagakarsa Disegel Karena Memberikan Pelayanan Makan di Tempat. Satpol PP Jakarta Selatan melakukan aksi penutupan di pusat kuliner jagakarsa, penutupan di lakukan selama 3 hari karena melanggar ketentuan PSBB jakarta, karena di temukan aktifitas makan di tempat yang di lakukan secara sembunyi sembunyi.

Kasatpol PP Jagakarsa Yahya, mengatakan penyegelan di lakukan malam ini tanggal 28 september bisa sampai 11 oktober atau 3 hari. Saat di mintai keterangan, Senin (28/9/2020).

Yahya menyatakan penutupan bisa di lakukan karena menerima laporan dari polsek Jagakarsa yang menggerebek tempat kluliner di jalan Durian, sabtu (26/9).

Petugas mengetahui pusat kuliner tersebut masih buka secara sembunyi sembunyi dari masyarakat yang melakukan pelaporan, sehingga membuat petugas melakukan penyelusuran untuk membuktikan laporan tersebut.

Saat di lakukan penyelusuruan memang di temukan bahwa tempat kuliner tersebut beroperasi sesuai dengan aturan PSBB. Tetapi petugas kaget karena di belakang maasih menyediakan meja meja dan mengizinkan para tamunya untuk makan di tempat.

Penutupan Tempat Makan di Jagakarsa Karena Melanggar PSBB

Kuliner di Jagakarsa Disegel Karena Memberikan Pelayanan Makan di Tempat

Cara yang di lakukan oleh para pemilik usaha adalah dengan menutup pagar masuk yang membuat seolah olah bahwa akses jalan di tutup. Tetapi pada saat di buka, di temukan puluhan pengunjung yang sedang asik menyantap makanannya dan berkerumunan.

Yahya juga menyatakan bahwa tidak hanya sanksi penutupan saja yang akan di lakukan, tetapi para pemilik usaha juga bisa di minta unntuk mengganti administrasi dengan membayar Rp 50 Juta.

Masih Menyediakan Makan Langsung di Tempat, Kuliner di Jagakarsa Ditutup

Sebelumnya memang berumur kabar bahwa ada tempat makan di jakarta selatan yang memang memberikan pelayanan untuk makan di tempat.

Melihat kejadian tersebut Kapolsek Jagakarsa Kompol Eko Mulyadi mengatakan bahwa para pemilik usaha untuk mematuhi aturan pemerintah dalam masa pandemi agar penularan virus Corona bisa di cegah, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Pemerintah yang sudah memberikan kesempatan kepada para pemilik usaha agar dapat berjualan seharusnya di balas dengan tidak menerima layanan makan di tempat.

Related posts

Jakarta Kembali Melakukan PSBB, Hanya Boleh Bawa Pulang Untuk Restoran

Melda Ridayana

Vaksin Covid-19 Sinovac Diharapkan Diproduksi Januari

Melda Ridayana

Terkejut Anggaran Aneh DKI Jakarta

Rizki Amrulah

Anjing Bima Aryo Dibawa Sudin KPKP

Rizki Amrulah

Polisi Sudah Dapat Klarifikasi Mengenai Nasi Anjing Viral

Rizki Amrulah

Satu PDP Orang Meninggal Dunia di RSU Zainal Abidin Aceh

Rizki Amrulah

Leave a Comment