Rumah dan Gudang gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas Terbakar
Share0
Rumah dan Gudang gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas Terbakar
Rumah dan Gudang gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas Terbakar. Sebuah rumah yang di juga di jadikan gudang elpiji Pematang sinatar sumatera utara terbakar, dalam kasus kebakaran kali ini menyebatkan 5 orang harus tewas.
Kejadian kebakaran terajdi di Jalan Panyabungan, kecamatan siantar barat, kebakaran terjadi
pada sekitar jam 8 malam dan menelan 5 korba jiwa, ucap Kapolsek Siantar Barat
yaitu Isptu Esron saat menjelaskan kepada wartawan, Minggu (27/9/2020).
Kelima korban yang meninggal adalah YN (39), CK (15), KK (12), KK (6) dan AM (67), dan untuk kerugian karena kebakaran kali ini di perkirakan mencapai Rp 2 Milliar.
Kebakaran Terjadi di Rumah dan Gudang Gas Elpiji Yang Menyebabkan 5 Orang Meninggal
Esron menyatakan bahwa kebakaran di duga karena tabung
Elpiji meledak sebelumnya ada dua kali ledakan dan akhirnya terjadi sebuah
kebakaran.
Salah seorang saksi yang berada di di kejadian mengatakan mendengar suara yang sangat dari sebuah gas dan ketika melihat ke sumber ledakaan terlihata adanya koboran api dan di bagian tengah rumah terbakarnya.
Am salah satu korban sempat keluar rumah pada saat apai sudah mulai membesar. Tetapi dirinya masuk kembali untuk menyelamatkan YN yang saat itu berada di lantai 2 rumah.
5 Orang Meninggal karena Kebakaran Yang Terjadi Menimpa Para Korban
Akhirnya api semakin membesar di karenakan adanya puluhan
tabung gas yang masih berisi dan beberapa bahan yang mudah terbakar seperti
plasti serta dua mobil dan satu unit motor membuat api semakin cepat membesar.
Pemadam kebakaran yang datang juga bisa menyelesaikan
tugasnya setalah 5 jam sejak kebakaran terjadi. Dan para ketika api sudah padam,
petugas menemukan 5 orang yang sudah tewas dengan luka bakar pada seluruh tubuh
korbannya.
Dan pada pukul 1 pagi keseluruhan jenazah korban jiwa baru
berhasil dievakuasi dari dalam gedung. Selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD
untuk keperluan Visum. Namun keluarga meminta untuk para korban tidak di
autopsi.




