Seorang PDP Meninggal Karena Gangguan Terhadap Imunitas
Share0
Seorang PDP yang Meninggal Dunia Dikarenakan Gangguan Terhadap Imunitas Tubuh
Seorang pasien yang memiliki status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah meninggal dunia. Dengan gangguan terhadap imunitas yang terjadi. Dikabarkan PDP itu meninggal dunia yang saat itu dirawat di Rumah Sakit Parikesit Tenggarong, di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kabarnya yang meninggal dunia itu pasien yang PDP dan terinfeksi virus COVID-19.
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari tim cerita.co.id
dari data yang diperoleh tentunya pasien tersebut memiliki status PDP telah
meninggal karena mengalami pemburukan dari imunitas yang ada.
Dalam keterangan yang didapatkan itu melalui Kepala Dinas
Kesehatan, di Kutai Kartanegara bernama Martina Yulianti pada saat acara
konferensi pers pada hari Selasa yang diadakan langsung (15/4/2020) pada malam
hari.
Hal tersebut dijelaskan oleh Martina bahwa pasien berjenis kelamin perempuan ini memiliki usia 45 tahun yang harus masuk rumah sakit pada Rabu lalu di tanggal (8/4) namun pasien datang dengan keluhan batuk pilek, hingga demam yang Riwayat dari perjalanannya sempat ke Jawa Timur.
Menurun Derastis Imunitas Tubuhnya Hingga Pasien PDP Meninggal Dunia
Pada saat itu juga pasien PDP tersebut di Poli Khusus di
bagian Rumah Sakit Parikesit, dan langsung dimasukkan ke dalam ruang isolasi di
ruang khusus. Namun saat itu juga langsung dilakukan upaya rapid test namun
juga dengan swab test. Pada saat melakukan upaya rapid testternyata hasil dalam
test tersebut menunjukkan negatif. Namun untuk mencegahnya tentunya ibu
tersebut tetap berada di ruang isolasi agar mengupayakan pencegahan.
Sehingga pasien tersebut tetap dalam ruang isolasi untuk
keamanan juga. Dalam dua hari berjalan Martina mengungkapkan bahwa dua hari
tersebut terkurasnya imunitas dari pasien tersebut hingga menurun derastis.
Sangat disayangkan bahwa imunitas tubuhnya tidak dapat terjaga hingga akhirnya
kita harus melihat dirinya untuk terakhir kalinya.