Walkot Sidak Pabrik saat PSBB Meminta 60 Karyawan Ditest
Share0
Walkot Sidak Pabrik Saat PSBB Berlaku Untuk Rapid Test
Saat menjalani PSBB Wali Kota Bekasi bernama Rahmat Effendi meminta untuk melakukan sidak ke 2 perusahaan besar yang saat ini masih beroperasi saat PSBB diberlakukan. Walkot sidak pabrik yang diprioritaskan untuk dilakukan rapid test terhadap 30 karyawan per perusahaan. Menjalani Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Effendi meminta untuk dua perusahaan itu adalah PT Widya Sakti Kusuma dan dengan PT Gold Coin.
Berdasarkan informasi yang didapatkan melalui tim cerita.co.id pada hari Senin (20/4/2020) yang dikatakan bahwa masing-masing perusahaan itu akan dijalani Rapid Test sebanyak 30 orang yang akan diambil secara acak untuk dijalani test.
Sidak Dilakukan Khususnya Kedua Pabrik untuk Rapid Test
Melalui petugas Dinas Kesehatan akan diperintahkan oleh Rahmat Effendi dari ke-dua PT yang disebutkan diatas tadi. Namun saat ini masih belum ada kepastian dari Effendi terkait Rapid Test itu untuk kapan akan dijalankan. Namun menurut Rahmat rapid test itu memang sangat penting sekali untuk dilakukan agar dapat memutuskan rantai dari penyebaran wabah virus Corona.
Apabila terdapatnya satu orang yang terkena atau terinfeksi
virus Corona sehingga dapat dilakukannya upaya tracking orang-orang itu utnuk
diketahui kapan, siapa, dimana dari komunikasi yang mereka lakukan sebelumnya
untuk ditindak lanjuti, agar dapat dimasukkan dengan cepat masuk ruang isolasi.
Demi keamanan warganya tentunya kedua perusahaan tersebut
tetap ditindak pemeriksaan demi keselamatan juga. Namun menurut Rahmat kedua
perusahaan tersebut telah melakukan pembatasan operasional juga. Karena dalam
Sebagian pegawainya yang bekerja di rumah. Namun sementara lainnya yang tetap
bekerja di kantor. Akan tetapi Rahmat menambahkan tuntutat terhadap para
anggota karyawannya untuk tetap menjaga kebersihan dan menjaga jarak yaitu
dengan social distancing.