Jokowi Ajak Gerindra Tangani Pandemi Covid-19
Nasional

Jokowi Ajak Gerindra Tangani Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Gerindra Pada Kursi Legislatif Dan Eksekutif Untuk Tangani Pandemi Covid-19

Presiden Jokowi Ajak Gerindra Tangani Pandemi Covid-19 pada bidang ekonomi dan kesehatan dari pada dampak yang diakibatkan covid 19.

Dari pada bidang kesehatan, Jokowi telah meminta partai Gerindra untuk mengedepankan upaya atas pengendalian dari penyebaran covid 19. Dari Partai Gerindra yang diminta adalah seluruh kader yang duduk pada kursi legislatif dan eksekutif menjadi kepala daerah.

Jokowi pada saat memberikan sambutan pada KLB Partai Gerindra yang diadakan pada tanggal 8 Agustus menyatakan “Saya mengajak kepada seluruh kader Partai Gerindra yang menjadi kepala daerah ataupun legislatif untuk dapat menempatkan kesehatan dan juga keselamatan rakyatnya sebagai prioritas. Penyebaran dari Covid 19 harus dapat kita kendalikan”.

Jokowi Ajak Gerindra Tangani Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Gerindra Tangani Pandemi Covid-19 Untuk Menjalankan Protokol Kesehatan Dan Memacu Daya Beli Nelayan, Petani & UMKM

Selain hal tersebut Presiden Jokowi juga meminta kader partai Gerindra untuk dapat menghidupkan geliat perekonomian masyarakat. Contohnya adalah dengan membeli produk dalam negeri dari para petani, nelayan, serta UMKM.

Jokowi menyatakan “Dengan cara tersebut maka produksi dari pada nelayan, petani dan UMKM akan meningkat yang kita harapkan menjadi sebuah daya ungkit”.

“Tidak hanya sebagai pemberi kekuatan dalam daya beli nelayan, petani serta UMKM saja, tapi juga menjadi seluruh penggerak ekonomi nasional kuartal ketiga ini”, lanjutnya.

Presiden Jokowi juga telah mengingatkan atas gelombang kedua dari pandemi Covid 19. Dirinya meminta kepada seluruh pihak agar dapat berhati hati untuk dapat menjalankan protokol kesehatan agar tetap sehat.

Jokowi Ajak Gerindra Tangani Pandemi Covid-19

Jokowi Mengharapkan Jika Indonesia Tidak Mengalami Gelombang Kedua Covid 19

Dirinya mengatakan jika gelombang covid 19 kedua ini menghantam Indonesia, maka seluruh proses atas pemulihan krisis ekonomi serta kesehatan akan melambat. Jokowi juga menyatakan jika perekonomian dalam kuarta kedua Indonesia, saat ini telah mengalami kontraksi yang cukup dalam, yaitu minus 5.32%. Dirinya berharap jika negara Indonesia tidak terjatuh kedalam jurang resesi.

Jokowi menyampaikan “Jangan sampai masuk pada gelombang kedua. Second wave dapat memperlambat kita untuk dapat pulih kembali. Intinya adalah disiplin untuk dapat menjalankan protokol kesehatan. Namun kita juga tidak boleh hanya behenti kepada permasalahan kesehatan saja”.

Related posts

Polisi Menangkap Pelaku Penjual Wanita Untuk Terapis di Medan

Rizki Amrulah

Komisioner Tinggi HAM Soroti Polusi Berpotensi Membunuh Anak

Rizki Amrulah

Airlangga Menjadi Mentri Perekonomian ?

Rizki Amrulah

Mobil Pickup Gila Tabrak Gerobak, 3 Mobil dan 5 Motor

Rizki Amrulah

Wiranto Dijenguk Sultan Brunei Pada RSPAD

Rizki Amrulah

Menjadi Tersangka Pencabulan di Deli Serdang

Rizki Amrulah

Leave a Comment