Amonium Nitrat Diduga Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon
International News

Amonium Nitrat Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon

Perdana Menteri Lebanon Menginformasikan Jika Amonium Nitrat Diduga Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon

Sebuah ledakan yang sangat besar terjadi di daerah Beirut Lebanon hari Selasa 4 Agustus petang pada waktu setempat. Amonium Nitrat Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon.

Sekiranya sudah terdapat sekitar 78 jiwa meninggal dunia dan melukai sekitar 4000 orang karena ledakan yang terdapat pada kawasan pelabuhan.

Diberitakan oleh CNN pada 5 Agustus, Hassan Diab selaku Perdana Menteri mengatakan kalau yang menjadi penyebab ledakan adalah pupuk pertanian. Pupuk pertanian yang beratnya sebesar 2750 ton ini mengandung amonium nitrat yang menyebabkan ledakan itu.

Diab mengatakan jika pupuk tersebut sudah disimpan bertahun tahun didalam gudang pada tepi lautan.

Amonium Nitrat Diduga Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon

Amonium Nitrat Diduga Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon Sedang Dalam Tahap Penyelidikan

Diberitakan oleh AFP pada hari Selasa 4 Agustus, Diab menjelaskan jika segera melakukan penyelidikan dalam upaya mengetahui yang bertanggung jawab atas terjadinya insiden ini.

Mengutip dari halaman Sentra Informasi Keracunan Nasional BPOM, amonium nitrat adalah garam anorganik. Amonium nitrat sendiri biasanya digunakan sebagai pupuk, herbisidum, campuran pembeku, zat pengkatalisis, zat pengoksidasi, insektisidum, piroteknik dan peledak.

Amonium Nitrat sendiri punya memiliki resiko berbahaya yang tinggi jika digunakan dengan cara yang salah. Amonium Nitrat juga memiliki nilai reaktivitas yang stabil. Akan tetapi dapat terurai jika telah dipanaskan. Maka dari itu Amonium Nitrat sendiri harus dijauhkan dari pada benda benda yang mudah terbakar, asam kuat, bahan organik, logam bubuk, panas berlebihan.

Amonium Nitrat Diduga Menjadi Penyebab Ledakan Lebanon

Cara Yang Baik Untuk Menjaga Amonium Nitrat

Amonium Nitrat sendiri biasanya akan disimpan pada wadah yang tertutup rapat. Kemudian juga biasanya akan disimpan pada daerah yang terbilang kering, dingin, dan memiliki ventilasi baik. Untuk wadahnya sendiri akan diusahakan untuk tidak ada yang rusak. Kemudian untuk penyimpanannya harus dipisahkan dari lantai kayu. Dan jangan menyimpan diatas suhu 54 derajat celcius dan bawah temperatur kurang dari 30 derajat celcius.

Wadah dari pada Amonium Nitrat juga akan berbahaya walaupun sudah dikosongkan. Hal ini dikarenakan Amonium Nitrat akan meninggalkan residu. Sebelum menggunakan wadah kembali, anda harus mengamati seluruh prosedurnya.

Related posts

Demo di Hong Kong, Tunda Berpergian Bila tak Penting

Melda Ridayana

Politisi Malaysia Dituding Memperkosa PRT Indonesia

Rizki Amrulah

Kebakaran Hutan Amazon Terburuk Membuat Media Sosial Ramai

Melda Ridayana

Presiden AS Batasi Kontak dengan Wapres Serta Jubir Usai Terbukti Positif Corona

Rizki Amrulah

Pacar Berantam Dengan Pilot Pramugari Mendapatkan Hukuman

Rizki Amrulah

Presiden Sri Lanka Tolak AS Untuk Dirikan Pangkalan Militer

Melda Ridayana

Leave a Comment