Bisnis Hiburan DKI Makin Suram, Karena Anies Kembali Perpanjang PSBB
Share0
Bisnis Hiburan DKI Makin Suram, Karena Anies Kembali Perpanjang Status PSBB
Bisnis Hiburan DKI Makin Suram, Karena Anies Kembali Perpanjang PSBB. Pemerintah kota Jakarta telah membuat keputusan untuk memperpanjang Kembali masa PSBB hari ini tanggal 2 juli. Keputusan yang di lakukan kali ini di sambut rasa kecewa oleh para pelaku bisnis hiburan malam.
Dalam langkah yang di ambil oleh pemerintah kota Jakarta
kali ini memang memberikan rasa kecewa kepada para pelaku bisnis hiburan malam
yang sebelumnya memang sudah mendapatkan kabar gembira karena dapat menjalankan
usahanya Kembali, namun hal tersebut batal di lakukan dan membuat para
pengusaha Kembali gigit jari dengan keputusan yang di buat pemprov.
Menurut Hana Suryani Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta, kondisi usaha hiburan malam yang di milikkki oleh para anggotanya sudah sangat kristis, dan mengaku keberatan dengan langkah yang di ambil oleh pemerintah. Hana menjelaskan bahwa beberapa temannya sudah merasa dalam kondisi paling parah apabila di lanjutkan bisa membuat usahanya tutup, kata Hana, kamis (2/7/2020).
Pengusaha Hiburan Malam Semakin Tercekik Karena PSBB di Perpanjang
Hana juga mendapatkan laporan dari para anggotanya, bahwa beberapa dari anggotanya ada yang mempunyai niatan untuk tidak melanjutkan usahanya, karena simpanan uang yang telah di kumpulkan semakin menyusut.
Nasib Berat Yang di Alami Oleh Para Pengusaha Hiburan Malam Karena Corona
Sebelumnya pemerintah sempat melonggarkan PSBB yang
memberikan harapan untuk bisa menjalankan Kembali ekonomi di Jakarta, namun
karena berlanjutnya PSBB membuat Hana meminta kepada pemerintah untuk
memberikan ketegasan, jangan di fase pertama di buka, lalu fase kedua mundur
mundur.
Hana membandingkan dengan sebuah restoran yang masih boleh
membuka padahal restoran tersebut juga menjual alkohol beserta musik yang
tujuannya memang mengajak orang untuk melakukan disko di restoran tersebut,
namun berbeda dengan kami yang hanya memilikki izin bar, yang tidak mendapatkan
izin untuk buka sampai hari ini.
Perlu di ketahui bahwa bisnis hiburan malam juga sudah masuk
ke dalam sekotr pariwisata, tetapi dalam praktek kali ini hanya bar saja yang
masih di larang karena di anggap sebagai salah satu potensi yang menyebarkan
covid-19.




