penumpang gagal terbang
Nasional

Penumpang Gagal Terbang Batik Air Langsung Lapor Polisi

Penumpang Gagal Terbang Akibat Dikabarkan Melebihi Bagasi Batik Air, Melapor Polisi

Sejumlah 4-orang calon penumpang gagal terbang bersama dengan Batik Air yang kini telah melaporkan ke pihak kepolisian Polres Maros karena ditelantarkan. Merasa ditelantarkan oleh pihak Maskapai Batik Air pihak keempat orang tersebut langsung melaporkan bahwa digagalkan terbang akibat kelebihan berat bagasinya.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu (22/4/2020) dengan nomor penerbangan ID 6284 yang ingin lepas landas namun terpending. Posisi disaat itu nampaknya seorang tiga penumpan yang sudah berada di dalam pesawat yang hendak lepas landas. Namun pihaknya merasa kecewa berat karena tidak diperbolehkan terbang

Cerita awalnya seorang empat penumpang tersebtu, tiga orang diantaranya sudah berada di dalam pesawat. Namun pada saat satu orang lainnya yang tercekal berada di Gate 1 dikarenakan tidak diperbolehkan masuk dan dipersulit karena berat bagasinya lebih. Namun dari saat itu juga, empat orang tersebut yang diminta untuk turun dari pesawatnya karena gagal terbang.

sembuh dari corona

Dilaporkan Melebihi Bagasi Akhir Empat Penumpang Diturunkan Dari Pesawat

Ia merupakan 4 anggota yang hendak ikut terbang menggunakan penerbangan maskapai Batik Air. Ia mengungkapkan kekesalan dan kekecewaannya ia ditahan pada saat melakukan check-in dengan sekeluarga yang memiliki berat bagasi hingga 14 kilo. Namun dengan alasan yang dilontarkan mereka ber-4 mengapa tidak diizinkan masuk untuk terbang.

Namun meski begitu, pihak Batik Air pun akhirnya menurunkan pihak keluarganya sebanyak 4 orang untuk turun dari penerbangan dan tidak jadi untuk melakukan terbang lepas landas. Sehingga menurutnya mereka bahwa seharusnya memberikan solusi yang terbaik agar dapat diupayakan penerbangan itu. Sehingga dari tiga orang diantaranya diminta untuk turun.

Namun keempat calon tersebut yang melakukan penerbangan ke Kendari akhirnya dibatalkan setelah itu uang biaya akomodasi pun tidak dikeluarkan.

Related posts

Siswa SMK Di Sragen Bentangkan Bendera Identik HTI

Rizki Amrulah

Satpam Meninggal di Gigit Ular Berbisa

Melda Ridayana

Listrik di Jakarta, Jawa Barat, Banten kembali normal: PLN

Rizki Amrulah

Para pemilih cacat di Manokwari Papua Barat mendapatkan tempat pemungutan suara khusus

Rizki Amrulah

Kasus Pemerkosaan Yang di Lakukan Tukang Pijat

Melda Ridayana

Selain Rehabilitasi Shalfa Minta yang Menuduh Minta Maaf

Rizki Amrulah

Leave a Comment