Kasus Corona Sumbar Meningkat Diimbau untuk Tak Mudik
Share0
Mungkin Tidak Mudik Karena Corona Sumbar Meningkat Pesat
Sumatera Barat terkait kasusnya virus Corona atau COVID-19 menjadi heboh dan merabah. Khususnya kabar kasus corona Sumbar meningkat yang diimbau untuk tidak bisa mudik. Dalam penanganan tersebut terdeteksinya 1.552 orang yang dalam pemantauan atau ODP hingga 28 orang menjadi pasien PDP di berbagai rumah sakit. Namun pihaknya mengatakan memang pencatatannya corona di Sumbar meningkat.
Pesatnya peningkatan angka tersebut tentunya hingga hari ini
Jumlah total pasien dari COVID-19 ini berjumlah 8 orang yang terpantau dari
satu orang tersebut yang berlokasi di rumah sakit M Djamil Padang.
Berdasarkan informasi yang dikatakan oleh Gubernur Sumatera Barat bersama dengan Irwan Prayitno dalam press conference pertemuan online dengan anggota wartawan dari tim cerita.co.id pada hari Minggu (29/3/2020) dikatakan bahwa kabarnya jumlah orang tersebut meningkat. Hal tersebut dikatakan adanya delapan warga yang terinjeksi positif virus COVID-19. Akibat hal tersebut empat yang dari Kota Padang, namun adanya 2 orang dari Bukittinggi, setelah itu ada dari satu orang Pesisir. Dan dari Kabupaten Tanah Datar.
Peningkatan Derastis Virus COVID-19 Di Sumatera Barat
Bersama dengan Irwan ia mengaku juga bahwa pihaknya sedang
membahas dari berbagai pilihan dengan pihaknya. Dalam pembahasan tersebut
membahas juga tentang pendesakan serta juga ingin diadakannya pembatasan jalan
dari berbagai wilayah.
Kabarnya juga memang dalam fokus hal lain bagaimana caranya
pencegahan itu dapat dilakukan serta akan dilakukannya perantauan minang di
seluruh daerah agar tahanan dari kampung itu tetap terjaga dan terlindungi dari
infeksi virus corona.