UMP DKI 2020 Ditetapkan 4.2 Juta
Ekonomi dan Bisnis

UMP DKI 2020 Ditetapkan 4.2 Juta

Angka UMP DKI Jakarta Pada Tahun 2020 Ditetapkan 4.2 Juta Diusulkan Oleh Dewan Pengupahan

Upah Minimum Provinsi ( UMP ) pada wilayah DKI Jakarta pada tahun 2020 akan ditetapkan oleh Anies Baswedan selaku Gubernur DKI sebesar 4.2 Juta Rupiah.

Anies dikabarkan akan menetapkan UMP DKI setelah Dewan Pengupahan di DKI mengusulkan 2 angka kepadanya. Yang pertama adalah 4.276 juta, dan yang kedua adalah 4.619 juta untuk 1 bulannya.

Angka UMP pada angka 4.2 juta / bulan ini nantinya diusulkan oleh unsur pengusaha serta pemerintah pada Dewan Pengupahan. Unsur pengusaha telah mengusulkan UMP yang sesuai dengan ketentuan dari PP no 78 tahun 2015 mengenai Pengupahan. Serta Surat Edaran dari Menteri Ketenagakerjaan dengan Nomor B-m / 308 / HI.01.00 / X / 2019. Dalam surat tersebut dinyatakan jika UMP pada tahun 2020 akan mengalami peningkatan sebesar 8.51%.

Angka itu sendiri diperoleh setelah menghitung angka inflasi serta pertumbuhan ekonomi di Jakarta. Usulan kenaikan UMP menjadi 4.2 juta / bulan ini didapatkan dari UMP tahun 2019 dibandingkan dengan kenaikan 8.51%.

Anies pada hari Rabu 24 oktober mengatakan “Usulan dari pengusaha itu pada PP yaitu 4.276 juta rupiah”.

UMP DKI 2020 Ditetapkan 4.2 Juta

Serikat Dewan Pekerja Meminta UMP Menjadi 4.6 Juta Karena Pertimbangan Kebutuhan Hidup Layak

Sementara itu, dari serikat pekera dari Dewan Pengupahan meminta agar UMP DKI 2020 menjadi 4.6 juta / bulan. Serikat pekerja tersebut mempertimbangkan kebutuhan hidup layak di Jakarta 3.965 juta, adanya kenaikan inflasi 3.39%, serta pertumbuhan ekonomi 5.12%.

Angka dari KHL tersebut didapatkan dari survei Dewan Pengupahan, yaitu dari unsur pengusaha, serikat pekerja pada sejumlah pasar, serta pemerintah.

UMP DKI 2020 Ditetapkan 4.2 Juta

Keputusan UMP 2020 Belum Final, Yang Pasti Akan Seperti Tahun Lalu, Sesuai Dengan Keputusan Pemerintah Pusat

Meskipun belum final, Anies mengatakan jika UMP 2020 yang akan ditetapkan mengarah kepada keputusan dari pemerintah pusat. Jika mengikuti pemerintah pusat, maka UMP akan meningkat 8.51% dari UMP 2019. Dengan begitu akan diperkirakan menjadi 4.2 juta / bulan.

Anies mengatakan “Untuk arahannya akan sesuai dengan pemerintah, tapi belum final, yang pasti akan seperti tahun lalu”.

Related posts

Atribut Ojol Dijual Bebas, Bom Bunuh Diri Belum Tentu Ojol

Rizki Amrulah

Pertamina mengklaim pertumbuhan laba bersih 20% di tingkat pertama

Rizki Amrulah

Kacang Tanah Impor Sudan Terpapar Hama

Rizki Amrulah

Honda Meresmikan Dealer Ke-154 Di Surabaya

Rizki Amrulah

Tarif Cukai Meningkat 23%, Harga Rokok Naik 35%

Rizki Amrulah

Neraca pembayaran Indonesia turun ke defisit di Q2 di tengah perlambatan pertumbuhan

Rizki Amrulah

Leave a Comment