Mahasiswa Koas FKUI Mendapat Penghargaan Internasional
Nasional

Mahasiswa Koas FKUI Mendapat Penghargaan Internasional

Mahasiswa Koas FKUI Mendapat Penghargaan Internasional Pada The 2nd Internasional Conference Of MinOSH – ICOH Serta The 13th IOMU

Mahasiswa Koas FKUI dari Angkatan 2015, Muhammad Habiburrahman, S.Ked berhasil untuk mendapat penghargaan pada Forum Kedokteran Okupasi Internasional.

Habib meraih penghargaan atas Best Oral Presentation melalui presentasi karya ilmiah. Presentasi tersebut diadakan pada ajang The 2nd International Conference of MinOSH – ICOH dan The 13th IOMU pada Bali tanggal 6 hingga 8 Oktober.

Habib menjelaskan jika dirinya membawakan sebuah karya dengan judul “The Impact of Sleep Deprivation on Working Performance for Night Shift Workers : An Evidencebased Care Reports”. Karya ilmiah tersebut adalah tugas dari EBCR bersama tiga orang lainnya, yaitu Fadhilah Harmen, Elvira Lesmana serta Nadya Gratia.

Mahasiswa Koas FKUI Mendapat Penghargaan Internasional

Penghargaan Pada Forum Internasional Diluar Ekspektasi Dan Sangat Membanggakan

Habib mengatakan jika hal ini diluar ekspektasinya sebagai oral presenter. Dirinya dari awal tidak menargetkan jika karya ilmiah tersebut akan lolos ke Oral Presentation.

Dirinya juga menyatakan hal ini dikarenakan usaha, dukungan pembimbing dan doa yang membuat mereka dapat lolos pada oral presentation dan menjadi juara.

Habib menyatakan jika hal yang lebih membanggakannya adlah ketika sadar jika peserta lainnya adalah seorang dokter, sementara dirinya masih Koas.

Mahasiswa Koas FKUI Mendapat Penghargaan Internasional

Habib Mengharapkan Mahasiswa FKUI Yang Lain Dapat Bersemangat Dalam Ajang Internasional

Karya ilmiah dari Habib ini menjelaskan pengaruh kurang tidur dari segi kualitas ataupun kuantitas terhadap performa pekerjaan di shift malam. Pada kasus ini, digambarkan seorang pasien perawat yang berkerja malam hari sering mengeluh insomnia. Selain itu juga sulit untuk berkonsentrasi dan sangat mengantuk dan menyebabkan dirinya hampir tertusuk jarum.

Habib menerangkan jika pada gambaran tersebut dibuatkan EBCR dengan tujuan menyelidiki yang menjadi pengaruh dan mekanisme patofisiologi pada sistem biologis tubuh untuk menjelaskan fenomena itu. Pada ECBR terdapat performa kerja yang dipengaruhi, dan salah satunya adalah produktivitas serta keselamatan kerja.

Melalui Presentasi ini Habib bangga kaan pencapaiannya. Dirinya berharap agar mahasiswa FKUI dapat bersemangat mengikuti konferensi internasional.

Related posts

Operasi Ketupat Corona Akan Digelar Polri Mencegah Mudik

Melda Ridayana

Kasus Positif Corona Bogor

Rizki Amrulah

1724 Desa Papua Belum Menikmati Listrik

Rizki Amrulah

Soal Bupati Tetty ke Istana Bertemu Presiden

Rizki Amrulah

Terjadi Banjir di Ancol Barat, Mencapai Tinggi Air 70 cm

Rizki Amrulah

Baku Senjata Papua Menjatuhkan 3 Korban

Rizki Amrulah

Leave a Comment