raja salman
International News

Raja Salman Undang 1.000 Keluarga Martir Palestina Ibadah Haji dan Umrah

Arab Saudi telah diperintahkan oleh Raja Salman untuk mrngundang 1.000 anggota keluarga para martir Palestina untuk melaksanakan ibadah haji pada bulan Agustus.

Para keluarga martir itu akan menjadi tamu kehormatan Raja Salman dalam program ibadah haji dan Umrah yang akan dilaksanakan oleh Saudi pada tahun ini. Program ini digelar secara rutin oleh pemerintah Saudi di bawah kewenangan Kementerian Urusan Dakwah dan Bimbingan Islam Saudi.

Dari 1.000 orang itu akan dibagi menjadi 500 orang jemaah Palestina dari jalur Gaja dan 500 orang jemaah Palestina yang berasal dari Tepi Barat. Saudi akan membentuk sebuah panitia khusus untuk menyeleksi para jemaah asal Palestina itu.

Dikutip Arab News yang melansir kantor berita Saudi, SPA, Menteri Urusan Dakwah dan Bimbingan Islam Saudi Sheikh Abdullatif Al-Asheikh mengatakan langkah itu menggambarkan “sikap dermawan Raja Salman terhadap Palestina dan saudara-saudaranya.” Menurut Al-Asheikh, pihak kementeriannya akan segera menindaklanjuti proses perjalanan ibadah Haji dan Umrah para jemaah asal Palestina lewat Kedutaan Besar Saudi di Yordania dan Mesir.

Ia juga mengatakan bahwa para jemaah asal Palestina itu akan diberangkatkan ke Mekkah dan Madinah dengan menggunakan penerbangan pribadi. Saudia akan menyelesaikan seluruh prosedur perjalanana para jamaah sesegera mungkin serta melakukan pendampingan terhadap para jamaah selama mereka melakukan ibadah haji dan Umrah.

kemudian Palestina menyatakan aprsiasinya kepada pihak Saudi, khususnya kepada Raja Salman atas program ibadah tersebut.

Mohamme Shtayyeh, Perdana Menteri Palestina mengatakan terima kasi untuk Raja Salman atas ‘kebaikannya dalam menampung 1.000 orang jamaah keluarga martir Palestina untuk melaksanakan ibdaha Haji dan Umrah pda tahun ini’.

“Langkah Saudi ini merupakan pesan Arab dan Islam kepada kami dalam merespons pembajakan Israel yang telah memotong tunjangan bagi keluarga martir dan tahanan Palestina,” ujarnya dalam pertemuan mingguan kabinet Palestina, Senin (8/7), seperti dikutip Jerussalem Post.

 

Related posts

4 Negara Yang Menghukum Warganya Apabila Tidak Menggunakan Masker

Melda Ridayana

Pesawat Pengebom era Perang Dunia II Jatuh Hingga Tewas

Rizki Amrulah

Samsung dan Xiaomi Diuntungkan Dengan Penderitaan Yang Dialami Huawei

Rizki Amrulah

Pesawat Jenis Boeing 737 Max Tak Layani Penumpang Hingga 2020

Rizki Amrulah

WN Prancis Menjadi Korban Salah Tangkap

Rizki Amrulah

Ilmuan Terkait Virus Corona Akan Renggut Nyawa Hingga 200 Ribu di AS

Rizki Amrulah

Leave a Comment