huawei
International News Teknologi

Huawei Klaim HongMeng lebih Cepat 60% dari iOS dan Android

Perusahaan asal China, Huawei menyatakan bahwa sistem operasi yang dikembangkannya, HongMeng atau Ark menyediakan performa yang lebih cepat jika dibandingkan dengan sistem operasi Android dan Ios.

Ren Zhengfei, CEO Huawei mengatakan bahwa sistem operasi untuk perangkat mobile yang dikembangkan oleh perusahaan raksasa asal China tersebut akan lebih cepat sebanyak 60% jika dibandingkan dengan Android dan terbilang lebih efisien jika dibandingkan dengan macOS yang dikembangkan oleh perusahaan Apple.

Ia mengatakan bahwa pengembangan HongMeng telah dirancang untuk disematkan pada sejumlah perangkat, mulai dari perangkat ponsel hingga perangkat pusat data.

Pendiri Huawei tersebut mengatakan saat diwawancarai oleh majalah Perspetives, Prancis, “Sistem operasi yang kami kembangkan sangat kompatibel dengan berabagai perangkat mulai dari papan sirkuit cetak, smartphone, sakelar, router, hingga pusat data.”

Ia juga menuturkan bahwa perusahaannya itu telah membuat suatu kesalahan besar dalam melakukan persaingan dengan Apple dan Google. Sebab aspek ekosistem aplikasi pendukung OS HongMeng belum sebesar Google dan Apple.

“Jika dibandingkan dengan sistem operasi Apple atau Android, kami memang masih memiliki kekurangan dalam segi ekosistem aplikasi yang baik,” tuturnya, seperti yang dikutip dari Slashgear.

Huawei telah melamnginisiasi program yang mampu mengundang pengembang aplikasi ke sistem HongMeng dalam mengatasi hal tersebut. Dalam merespon isu keamanan yang menghujani Huawei, pihaknya telah memastikan bahwa Huawei akan memberikan data para pengguna ke pemerintahan China.

CEO Huawei tersebut menuturkan bahwa perusahaannya ingin menandingi perusahaan Apple soal urusan privasi data para pengguna. Bahkan ia menuturkan bahwa lebih baik mati daripada menjual data para penggunanya.

Perusahaan raksasa China, Huawei dilaporkan telah melakukan pengembangan serta penelitian yang lebih mendalam pada sistem operasi OS HongMengg. Huawei juga telah melakukan serangkaian pengujian di China dan dalam waktu dekat akan segera mendaftarkan hak patennya.

 

 

Related posts

Trump: Ada Kemungkinan Akan Merilisi Video Tewasnya Pimpinan Isis

Rizki Amrulah

5.000 dievakuasi saat api Kepulauan Canary mengamuk

Rizki Amrulah

Cristiano Ronaldo Meminta Selamatkan Hutan Amazon

Melda Ridayana

Ponsel Pertama Yang Menggunakan Snapdragon 865

Rizki Amrulah

Samsung dan Xiaomi Diuntungkan Dengan Penderitaan Yang Dialami Huawei

Rizki Amrulah

Pandemi COVID-19 Ketua WHO Menganalogikan Sepak Bola

Rizki Amrulah

Leave a Comment