Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Mendadak
Nasional

Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Mendadak

Ratusan Ton Ikan Keramba Pada 3 Desa Mati Mendadak Selama 3 Hari Berturut Turut

Ratusan ton ikan yang terdapat pada keramba jala apung pada Karang Intan, Banjar di Kalimantan Selatan telah mati mendadak.

Matinya dari ratusan ton ikan ini sebenarnya sudah terjadi sejak 3 hari yang terakhir.

Hilmi selaku salah satu pemilik dari keramba telah menyatakan jika matinya dari ikan ini sendiri belum diketahui penyebabnya. Saat dihubungi pada 16 Oktober silam, Hilmi mengatakan “Sudah 3 hari terakhir ikan mendadak mati, tidak diketahui penyebabnya dan matinya mendadak”.

Matinya dari ikan ikan ini juga telah terjadi pada 3 desa, yaitu pada Desa Sungai Asam, Sungai Alang serta Desa Mandikapau.

Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Mendadak

Pemilik Keramba Ikan Berharap Dinas Perikanan Dapat Mengambi Sampel Air

Para pemilik dari keramba ini juga mengaku telah melaporkan kejadian dari matinya ratusan ton ikan tersebut pada dinas terkait. Hilmi mengatakan “Saat ini sudah kami laporkan dan tinggal menunggu Dinas Perikanan untuk datang pada lokasi kami untuk dapat mengetahui apa alasan kematian dari ikan secara mendadak ini”.

Para pemilik dari keramba, sementara menduga yang menyebabkan ikannya mati mendadak adalah adanya penyurutan air sungai.

Akan tetapi pemilik dari keramba juga masih tetap berharap jika Dinas Perikanan pada Kabupaten Banjar akan dapat segera mengambil sampel air yang terdapat pada daerah tersebut. Sehingga para pemilik keramba dapat mengetahui penyebabmatinya ikan.

Ratusan Ton Ikan Keramba Mati Mendadak

Ikan Yang Mati Akan Dibuang Ke Sungai, Dan Beberapa Digunakan Sebagai Pakan Ternak Dan Umpan Memancing

Untuk mengantisipasi terus menambahnya jumlah ikan yang mendadak mati, pemilik keramba juga terpaksa harus memanen ikan yang masih hidup agar dapat menekan angka kerugian.

Hal ini dikarenakan pemilik dari kerambah telah mengalami kerugian yang sangat besar dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Ikan ikan yang mati, nantinya akan diangkat serta dibuang dengan dialirkan ke sungai, sehingga tidak akan menimbulkan bau yang menyengat. Selain dibuang, sebagian ikan yang mati juga akan dijadikan bahan untuk pakan ternak serta menjadi umpan untuk memancing.

Related posts

Warga Malam Mingguan di Rapid Test Oleh Risma, Yang Reaktif Langsung Karantina

Melda Ridayana

Polisi Tangkap Narkoba Malaysia-Kepri 1 Orang Tembak Mati

Rizki Amrulah

Kasus Corona Telah Sembuh Sebesar 70% di Bengkulu

Rizki Amrulah

Prabowo Siap Membantu Jokowi; Dukungan Tulus

Rizki Amrulah

2 Ekor Bebek Ramaikan CFD Hari Ini

Rizki Amrulah

Hilangnya WNA di Pulau Sangiang Terdapat Palung Laut

Rizki Amrulah

Leave a Comment