Pria Membunuh Debt Collector Karena Hutang
Kriminal

Pria Membunuh Debt Collector Karena Hutang

Pria Membunuh Debt Collector Karena Hutang Ditagih Dengan Nada Emosi Yang Membuat Pelaku Sakit Hati

Pria paruh baya yang dikenal dengan nama Ahek asal Cimahi telah di tangkap Polres Cianjur karena adanya dugaan telah membunuh seorang debt collector karena hutang. Korban adalah seorang debt collector asal Batujajar, Bandung Barat yang dikenal dengan nama Jenang Aritonang.

Ahek sang pelaku dan rekan rekannya, CK / Maung, W, SP, D, AT, serta Y memiliki peran sebagai penadah barang milik korban.

AKBP Juang Andi Priyant telah menjelasan jika kasus pembunuhan ini telah bermula dari sebuah temua mayat tanpa identitas. Mayat ditemukan pada sebuah tebing di Sukanagara, kota Cianjur pada hari Kamis 26 September yang dikarenakan hutang.

Juang menjelaskan jika tersangka memiliki hutang sebesar 150 juta kepada korbannya. Setiap menagih hutang, korban yang selaku debt collector ini selalu bernada emosi. Dengan begitu tersangka menjadi kesal serta sakit hati.

Pria Membunuh Debt Collector Karena Hutang

Pelaku Membunuh Karena Awalnya Korban Menagih Secara Baik Baik Akan Tetapi Lama ama Menjadi Kasar

Kekeasalan tersangka ini semakin memuncak saat korban sempat mengancam akan menyegel tempat tinggal tersangka jika tidak membayar hutangnya. Juang juga menjelaskan jika tersangka mengaku jika korban ini kerap menantang duel. Dan jika menang, maka hutangnya akan dianggap lunas.

Pembunuhan terjadi di rumah tersangka di bantu dengan kerabatnya dengan cara dipukul pada belakang kepalanya dengan balok kayu. Juang menerangkan “untuk menghilangkan bukti, korban kemudian dimasukan ke mobil untuk dibuang ke suatu tempat. Setelah mengelilingi beberapa daerah, korban lalu dibuang ke jurang.”.

Saat diinterogasi, Ahek mengaku jika menghilangkan nyawa korban lantaran kesal serta sakit hati atas cara korban menagih hutangnya. “Awalnya baik, akan tetapi semakin lama jadi kasar dan membuat saya kesal”, katanya.

Pria Membunuh Debt Collector Karena Hutang

Pelaku Dikenakan Hukuman Mati / Penjara Seumur Hidup / Kurungan 20 Tahun

Ahek juga menerangkan jika meminjam uang sebesar 40 juta untuk modal usahanya. Sudah dibayarkan secara rutin, akan tetapi korban memintanya menjadi 150 juta rupiah.

Bingung tidak punya uang untuk melunasinya, Ahek berniat melakukan santet dengan bantuan rekannya.

“Awalnya mau saya santet, tapi dia datang ke rumah dengan emosi, jadi saya spontan membunuh korban”, lanjutnya.

Untuk hal tersebut, Ahek bersama CK akan dijerat pasa 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana dengan hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau kurungan 20 tahun.

Related posts

Polisi Periksa Tawuran yang Terjadi di Medan Menewaskan 1 Mahasiswa

Rizki Amrulah

Ayah Tiri Dibunuh Anak Karena Perkosa Adik Dan Aniaya Ibu

Melda Ridayana

Bayi Meninggal di Mesin Cuci, Seorang Ibu Akui Masukan Bayi

Rizki Amrulah

Pemuda Bacok Warga Diduga Terbakarnya Kecemburuan

Rizki Amrulah

Kasus Pembunuhan Karena Sering Membuka Pagar di Kolaka

Melda Ridayana

Dana APBDes di Gelapkan Mantan Kades di Ponorogo Rp. 523 Juta

Melda Ridayana

Leave a Comment