trump
International News

Trump Terapkan UU Baru Untuk Menekan Harga Obat-obatan di AS

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan peraturan khusus dalam upaya untuk mengurangi harga obat-obatan di AS, yang nantinya peraturan baru ini harus dipatuhi oleh seluruh perusahaan farmasi yang berada di AS.

“Kami tengah mengerjakan UU negara yang disukai, di mana nantinya kami hanya akan membayar harga terendah (untuk obat-obatan),” ujar Trump, eperti yang dikutip dari AFP, pada hari Sabtu (6/7).

Trump juga ingin pertaturan baru yang akan diterapkan ini mampu menekan harga obat-obatan di AS sehingga negaranya menjadi salah satu negara dengan harga obat terendah di dunia. Sebab Trump merasa jika obat-obatan yang dijual di AS lebih mahal bila dibandingkan dengan Meksiko, Kanada serta sejumlah negara di kawasan Eropa.

Bahkan Presiden AS itu menuding bahwa perusahaan farmasi di AS sengaja memberikan obat dengan harga yang jauh lebih mahal untuk masyarakat AS dibandingkan dengan sejumlah negara lainnya. Ia mengatakan bahwa alasan perusahaan tersebut yaitu tak lain untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

“Selama bertahun-tahun, negara lain membayar lebih sedikit untuk obat-obatan bila dibandingkan dengan kami, kadang-kadang hanya sebesar 60% – 70%” katanya.

Berdasarkan catatan Trump, sedikitnya setengah dari populasi penduduk AS memiliki tagihan obat dan asuransi kesehatan tinggi. Bahkan hampir seluruh individu dapat menghabiskan plafond tahunannya secara menyeluruh.

Diperkirakan untuk asuransi tahunan berkisar ribuan dolar AS setiap tahunnya. Di antaranya ada yang mencapai US$ 5.000 – US$ 6.000 per tahunnya.

Trump menuturkan, bersamaan dengan persiapan peraturan khusus itu bahwa pemerintah AS telah memanggil beberapa perusahaan farmasi AS. Tujuannya untuk mengetahui daftar harga obat-obatan yang selama ini mereka jual di AS.

Di sisi lain, Pfizer, salah satu perusahaan farmasi AS, tetap menaikkan harga obat. Setidaknya sebanyak 41 jenis obat mengalami kenaikan harga.

Alasan Pfizer kenaikan terhadap harga obat-obaan sengaja dilakukan untuk membiayai penelitian serta perkembanga riset. Kemudian dana tersebut juga dibutuhkan untuk subsidi silang terhadap penurunan pendapatan dari kehilangan paten terhadap sejumlah obat yang mereka produksi.

 

Related posts

Demo di Hong Kong, Tunda Berpergian Bila tak Penting

Melda Ridayana

Demonstran di Chile Membakar Supermarket 3 Orang Tewas

Rizki Amrulah

Pemadaman Listrik UK : Kami Terjebak Di Kereta Tanpa Makan Atau Toilet

Rizki Amrulah

Private Escort Raja Salman Tewas Tertembak

Rizki Amrulah

Topan Hagibis Jepang Memakan 56 Korban Tewas

Rizki Amrulah

Seorang Remaja di India Bunuh Diri Karena Tidak Bisa Main PUBG

Melda Ridayana

Leave a Comment