Cerita.co.id – Jakarta, 27 Mei 2026. Dunia otomotif kembali dihebohkan dengan gebrakan terbaru dari pabrikan kuda jingkrak, Ferrari. Mereka secara resmi memperkenalkan mobil listrik (EV) perdananya yang diberi nama Luce, sebuah kendaraan yang langsung menarik perhatian karena desainnya yang sangat tidak biasa dan jauh dari citra Ferrari konvensional.
Jika Anda membayangkan Ferrari dengan garis-garis agresif dan lekukan khas, maka Luce akan memberikan pengalaman visual yang sama sekali berbeda. Desain revolusioner ini bukan tanpa alasan. Ferrari mempercayakan perancangan Luce kepada LoveFrom, studio desain terkemuka yang dipimpin oleh dua jenius di balik ikon-ikon Apple seperti iPhone dan Apple Watch, Jony Ive dan Marc Newson.

Hasilnya adalah sebuah mahakarya yang memadukan fungsionalitas dan estetika futuristik. Luce menampilkan "glass house" yang super bersih, memberikan kesan lapang dan modern. Sayap aerodinamisnya dirancang seolah melayang di bagian depan dan belakang, menambah kesan ringan sekaligus agresif. Tak hanya itu, pintu baris kedua mengadopsi gaya suicide doors yang mewah, mengingatkan pada kemewahan Rolls-Royce. Untuk menopang desain radikal ini, Luce dibekali velg raksasa berukuran 23 inci di depan dan 24 inci di belakang, memberikan tampilan yang kokoh dan berwibawa.

Related Post
Lebih dari sekadar estetika, Luce juga memecahkan tradisi dengan menjadi Ferrari pertama dalam sejarah yang mampu menampung lima penumpang sekaligus, menjadikannya pilihan yang lebih praktis tanpa mengorbankan eksklusivitas. Di balik kapnya, Ferrari tidak main-main. Mereka mengembangkan sendiri empat motor listrik radial flux (satu di setiap roda) di Maranello. Teknologi canggih ini bahkan mengadopsi langsung dari hypercar Ferrari F80 dan mobil balap Formula 1 mereka, menjamin performa listrik yang tak kalah buas dari mesin V12 legendaris.
Komitmen Ferrari terhadap Luce sangat mendalam. Perusahaan menegaskan bahwa semua komponen mobil ini dibuat secara mandiri (in-house). Filosofi ini bertujuan agar Luce dapat diperbaiki oleh perusahaan hingga masa depan, sekaligus melindungi nilai jual kembali kendaraan tersebut. Ini menunjukkan langkah strategis Ferrari untuk memastikan keberlanjutan dan eksklusivitas produk EV perdana mereka di pasar global. Luce bukan hanya sebuah mobil listrik, melainkan sebuah pernyataan bahwa Ferrari siap menyongsong masa depan tanpa kehilangan identitasnya yang legendaris.








Tinggalkan komentar