Para Ojol Beralih Bisnis Palugada Mencari Pendapatan
Nasional

Para Ojol Beralih Bisnis Palugada Mencari Pendapatan

Para Ojol Beralih Bisnis Palugada Mencari Pendapatan

Para Ojol Beralih Bisnis Palugada Mencari Pendapatan. Kebijakan dari pemerintah untuk bekerja dari rumah dalam mencegah agar para karyawan dapat terhindar dari virus Covid-19 ini membuat ojol menjadi tipis pendapatanya. Omset pesanan antar – jemput dari ojek motor online atau taksi online menjadi menurun. Persenan yang di dapat sepinya para ojol ini mencapai 80% parahnya.

Selasa 30 Maret 2020, MS ( 50 tahun ) salah satu supir taxi online di Jakarta Timur mengatakan bahwa saat ini pendapatan yang diterima dirinya hanyalah kisaran 20 ribu rupiah sampai 30 ribu rupiah saja per harinya. MS juga menceritakan bahwa kalau ada dapat 1 atau 2 penumpang sudah sangat bersyukur bisa mendapatkan 20 ribu rupiah.

MS menjelaskan bahwa dirinya menjalani istilah PALUGAGA “apa yang lu mau gua ada“ seperti kemarin dirinya berjualan hand sanitizer untuk mendapatkan penghasilan.

Selain itu ada juga supir taxi online lainya yang berada di Bekasi bernama Maryono ( 50 tahun ) juga menjelaskan sampai kehabisan bensin sewaktu memutar mencari barang pesanan yang berujung tidak memberikan hasil.

Pendapatan Ojol Yang Menurun Membuat Banyak Ojol Melakukan Banyak Pekerjaan Lain

Para Ojol Beralih Bisnis Palugada Mencari Pendapatan

Dampak Corona Membuat Penghasilan Ojol Menurun Hingga 80%

Sudah 3 minggu sampai saat ini belanja kebutuhan masak saja sudah sulitnya luar biasa. Jika ada 1 pesanan dari Bekasi ke Jakarta pun harus menunggu sampai 3 atau 4 jam kemudian masih tidak ada orderan selanjutnya. Sampai akhirnya bensin habis dengan dan pulang ke rumah.

Maryono juga bercerita ingin membuka usaha baru yaitu laundry, pekerjaan sampingan seperti itu juga sepertinya tidak akan menghasilkan di masa wabah corona seperti ini. Usaha laundry juga menurun yang biasa 1 hari ada 6 konsumen sekarang menjadi hanya 2 konsumen saja. Belum lagi takut bila ternyata konsumen itu positif corona.

Ada juga Eko ( 31 tahun ) ojol yang sedang mencari sampingan karena banyak sekali jalan yang di tutup tidak bisa menarik penumpangnya. Dan juga Padil ( 21 tahun ) saat ini mencari pekerjaan lain mengisi waktu kosong karena orderan turun drastis.

Seluruh ojol ini juga masih bersemangat walau sehari pendapatanya tidak mencapai 50 ribu rupiah, ia berharap tenaganya bisa terpakai untuk menambah pengalaman.

Related posts

Instagram mulai membiarkan pengguna melaporkan informasi yang salah

Rizki Amrulah

TNI dan Polri Razia Warkop Medan Demi Cegah Virus Corona

Rizki Amrulah

Suka Bermain Mobile legend pakai Headset. Pembuluh Darah Otak Pecah

Melda Ridayana

Arus Lalu Lintar DPR Tutup Pagi Ini

Melda Ridayana

PSBB Sudah Berlaku Seluruh Warga Dilarang Keluar Masuk Tangerang

Melda Ridayana

Gempa 5.2 Skala Richter Mengguncang Maluku

Rizki Amrulah

Leave a Comment