Seorang Anak di Blitar Gantung Diri Karena Tidak Dapat Ponsel
Nasional

Seorang Anak di Blitar Gantung Diri Karena Tidak Dapat Ponsel

Seorang Anak di Blitar Gantung Diri Karena Tidak Di Berikan Handphone

Seorang Anak di Blitar Gantung Diri Karena Tidak Dapat Ponsel. Terdapat anak laki – laki di Blitar nekat melakukan aksi gantung diri. Dikarenakan setelah minta ponsel namun tidak kunjung di berikan oleh orang tuanya.

Tubuhnya di temukan tergantung tali di atas kayu atap rumah di dapurnya. Korban ini berinisial AK ( 18 tahun ) berasal dari Kanigoro, Blitar. Korban juga tidak ada aktifitas setelah lulus SMA.

Berawal dari Sabtu 15 Februari 2020 pukul 20.00 WIB, korban pamit dari ibunya untuk keluar rumah bersama 5 temanya. Biasanya korban hanya nongkrong di persimpangan tiga Patung Gajah. Terdapat satu temanya bernama Risky yang mengatakan bahwa 4 kawan sudah meninggalkanya pada pukul 22.00 WIB pulang ke rumah.

Minggu 16 Februari 2020 Kapolsek Kanigoro AKP Muhaimin menceritakan bahwa Korban pulang ke rumah pukul 24.00 WIB. Lalu ia pun meminta ibunya bantun dan berkata “ Bu tolong belikan HP sekali ini saja “ Namun sang ibu mengabaikanya lalu korban tidur di ruangan dapur.

Anak Muda di Blitar Bunuh Diri Karena Tidak Mendapatkan Handphone

Seorang Anak di Blitar Gantung Diri Karena Tidak Dapat Ponsel

Kasus Bunuh Diri Kembali Terjadi, Penyebabnya Karena Sebuah Handhpone

Setelah jam 03.00 WIB ibu korban terbangun dan ingin ke kamar mandi untuk buang air besar. Dikarenakan dalam keadaan gelap karena tidak menyalakan lampu. Sewaktu lampu di nyalakan oleh sang ibu langsung terkejut melihat tubuh anaknya sudah tergantung di atas atap. Langsung mengambil pisau untuk memutuskan tali yang berada di leher sang anak.

Ketika di turunkan kondisi anaknya sudah tidak bernyawa, korban gantungkan diri menghadap ke arah barat dengan ketinggian 2 meter dari lantai.

Diketahui memang korban belum  memjiliki ponsel karena kondisi keluarga yang kurang mampu untuk membelikan handphone. Orang desa tidak ada yang pegang uang. Korban yang di minta untuk menunggu bebeapa waktu tapi tidak sabaran.

Keluarga juga tidak ingin melakukan autopsi, keluarga akan membuat surat pernyataan yang dengan saksi pamong desa. Siang ini korban akan langsung di makamkan di TPU desa yang ia tinggali.

Related posts

Jokowi Berencana Menambahkan Pos Jenderal TNI, Bukan Solusi Baik

Rizki Amrulah

2 Ekor Bebek Ramaikan CFD Hari Ini

Rizki Amrulah

Massa Melakukan Demonstrasi Menolak DWP di Depan Balai Kota

Rizki Amrulah

Sudah Jadi Jenazah Tetap Terpidana Korupsi Eks Walkot Cimahi dan Diamankan di Bogor

Rizki Amrulah

8 Pendaki Gunung Lompobattang Ditemukan Selamat

Rizki Amrulah

Komentar Ahok Bus Zhongtong Kembali di Jakarta

Rizki Amrulah

Leave a Comment