Inilah Penyebab 48 Lapak Pasar Caringin Hangus Terbakar
Nasional

Inilah Penyebab 48 Lapak Pasar Caringin Hangus Terbakar

Inilah Penyebab 48 Lapak Pasar Caringin Hangus Terbakar

Inilah Penyebab 48 Lapak Pasar Caringin Hangus Terbakar. Kebakaran yang terjadi di Pasar Induk Caringin memakan 48 lapak. Dugaan saat ini api datang dari salah satu lapak di pasar tersebut. Kebakaran terjadi pada hari Sabtu 25 Januari 2020 pada pukul 07.58 WIB. Hingga pukul 10.00 WIB petugas baru dapat berhaisl memadamkan api.

Kepala UPT selatan Diskar PB Asep Mulyana menjelaskan bahwa penyebab kebakaran saat ini dalam penyelidikan, tetapi dari keterangan para pedagang bahwa api datang dari salah satu lapak yang terletak di lantai 2.

Kasus Kebakaran Pada Pasar Kembali Terjadi di Kota Bandung

Inilah Penyebab 48 Lapak Pasar Caringin Hangus Terbakar

Kebakaran Pasar Caringin Menyebabkan 48 Kios Hangus Terbakar

Masih banyak lapak yang belum buka sehingga terdapat beberapa barang dagangan pemilik lapak tidak tertolongkan oleh sang pemilik.

Asep juga menjelaskan bahwa saat kebarakan terjadi masih terdapat beberapa lapak yang tutup jadi ada sayur – sayuran yang tidak tertolong lagi sehingga ikut terbakar.

Lokasi siang hari ini para pedagang masih sibuk memilah sisa sayur yang masih dapat di bawa pulang. Para pedagang di dalam pasar pun masih belum mengetahui total kerugian yang terjadi pada kebarakan kali ini.

Salah seorang pedagang ( 40 tahun ) bernama Ujang menjelaskan bahwa saat ini belum dapat di pastikan untuk total kerugianya karena masih ada sayur – sayur yang dapat di bawa pulang kembali atau di jualkan kembali.

Related posts

Jaksa Terkena Operasi Tangkap Tangan sudah berada di Gedung KPK

Melda Ridayana

Wakil PPP Berdarah NU Jadi Wamenag

Rizki Amrulah

Sesosok Janin Telah Ditemukan Diruang Kelas

Rizki Amrulah

Gempa Kekuatan M 3,8 Terjadi Gunungkidul DIY

Rizki Amrulah

TKI Cirebon Ditemukan Setelah Hilang Kontak 31 Tahun

Rizki Amrulah

KPK Buka Suara Jejak Kasus Calon Menteri yang Dipanggil Jokowi

Rizki Amrulah

Leave a Comment