Penyelundupan Narkoba di Jawa Tengah Dikendalikan Napi Sampai Jaringan Eropa
Nasional

Penyelundupan Narkoba di Jawa Tengah Dikendalikan Napi Sampai Jaringan Eropa

Penyelundupan Narkoba di Jawa Tengah Dikendalikan Napi Sampai Jaringan Eropa

Penyelundupan Narkoba di Jawa Tengah Dikendalikan Napi Sampai Jaringan Eropa. ( BNNP ) Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah yang telah berhasil menangkap 51 orang pelaku kasus narkoba dalam tahun 2019. Kini sejumlah kasus dikendalikan oleh narapidana hingga terdengar juga adanya jaringan Internasional.

Benny Gunawan selaku Kepala BNNP Jawa Tengah memberitahu bahwa pada 51 tersangka yang di tangkap ini adalah gabungan 11 orang narapidana yang berada di dalam tahanan lembaga pemasyarakatan. Mereka pun berhasil mengendalikan jaringan narkoba ini dari dalam sel tahanan.

Benny Gunawan juga menyatakan bahwa 11 narapidana ini terkena tindak pidana uang. Pada tahun 2018 pun terdapat 4 narapidana. Tahun ini pun mengalami peningkatan. Jaringan Internasional ini adanya sindikat dari negara China hingga Eropa.

Polisi Menangkap Pelaku Narkoba Jaringan Internasional

Penyelundupan Narkoba di Jawa Tengah Dikendalikan Napi Sampai Jaringan Eropa

Penangkapan Kepada 51 Orang Kasus Jaringan Narkoba Luar Negri

Total jaringan Internasional narkotika Jawa Tengah ini ada 8, dari China, Eropa, Malaysia, Jerman, Polandia, Pakistan dan dua dari Iran. Sebanyak 8 jaringan Internasional ini ada di Jawa Tengah. Total kasus yang di tangani oleh BNNP Jawa Tengah ada 20 dari 51 berkas perkara, 48 berkas yang sudah P21 ( di nyatakan lengkap ).

Barang bukti sebanyak 62 kg ganja, 6,6 kg sabu, dan 486 butir pil ekstasi. Untuk barang bukti tindak pidana pencucian uang sudah di sita sebanyak 10 miliar. Sudah ada 544 orang yang berada di rehabilitasi dari 32 lembaga rehabilitasi instansi pemerintah hingga 26 komponen masyarakat. Benny Gunawan pun memberitahu bahwa saat ini Jawa Tengah, Surakarta menjadi tempat peredaran narkotika paling tinggi. Mencakup kota Semarang, Cilacap, Batang, Kendal, Banyumas dan lainya dengan kerawanan waspada hingga adanya keadaan bahaya

Related posts

Pengendara Harley Davidson Patah Tangan Usai Tabrak Anak SD Sanur Bali

Rizki Amrulah

Pasar Ikan Hias Jatinegara Mendadak Ramai Sewaktu PSBB

Melda Ridayana

Komisi Etik Bisa Memecat Dokter Yang Lakukan Eksekusi Kebiri Kimia

Melda Ridayana

Heboh Ikan Mati Massal di Pantai Ambon

Rizki Amrulah

Gubernur DKI SIap Kerja Sama dengan Menteri Kabinet Maju Indonesia

Rizki Amrulah

Tidak Akan Dicabut KJP Bagi Siswa Ikut Demo

Rizki Amrulah

Leave a Comment