suhasil
Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Belum Menemukan Skem Pemungutan Pajak Perusahaan Digital

Pihak pemerintah menyatakan bahwa mereka tak bisa mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) begitu saja terhadap perusahaan digital.Sebab pemerintah mengaku bahwa pihaknya belum menemukan skema yang tepat untuk melakuka pemungutan pajak terhadap perusahaan yang mayoritas berbasis di luar negeri itu.

Suahasil Nazara, Kepala Badan Kebijakan Fiskla (BKF) Kemenkeu menuturkan bahwa pemerintah masih bimbang dalam memungut pajak terhadap perusahaan digital. Lantaran masih terdapat perdebatan apakah pajak tersebut adalah hak pemerintah Indonesia atau tempat perusahaan itu berbasis.

“PPN nya punya siapa? Punya yang produsen di luar atau punya Indonesia? Hak itu saja sudah jadi perdebatan besar,” ujar Suahasil, pada hari Senin (8/7).

Meskipun demikian, ia mengaku bahwa sejumlah negara telah memberlakukan PPN terhadap perusahaan digital walaupun berbasis di luar negeri. Artinya pemerintah tempat perusahaan digital mendapatkan keuntungan maka pemerintah setempat memiliki hak untuk menerapkan pajak yang wajib dbayarkan oleh perusahaan digital itu per tahunnya.

Sebagai contohnya Australia. Ia menuturkan bahwa pada saat penduduknya berlangganan layanan Netflix, maka mereka wajib membayar PPN sebesar 10%. Lalu pemerintah Australia dapat melakukan pemungutan pajak terhadap Netflix per tahunnya.

Untuk itu pemerintah masih menunggu kajian dari Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) soal skema pajak yang akan dikenakan bagi perusahaan digital internasional. Beberapa negara yang menjadi anggota G20 juga telah melakukan kerja sama dengan organisasi itu dalam menemukan skema pajak yang tepat untuk perusahaan digital.

“Nanti coba kami diskusikan lagi sama-sama,” pungkas Suahasil.

 

Related posts

Meningkatkan Kualitas Lulusan SMK, Pemprov DKI mendatangkan 60 Ahli Asal Jerman

Rizki Amrulah

Indonesia Membuka Import Ayam Dari Brazil Setelah Diatur WTO

Rizki Amrulah

Demo Buruh Tolak UMP 4.2 Juta

Rizki Amrulah

Utang Merpati Airlines Menurun 4.4 Triliun

Rizki Amrulah

Indosat Ooredoo akan memperluas jaringan 4G hingga 90 persen pada akhir tahun

Rizki Amrulah

Honda Meresmikan Dealer Ke-154 Di Surabaya

Rizki Amrulah

Leave a Comment