Jokowi Tambah Pos
Nasional

Jokowi Berencana Menambahkan Pos Jenderal TNI, Bukan Solusi Baik

Jokowi Menambahkan Pos Jenderal TNI; Bukan Solusi Baik

Kabarnya reorganisasi mengenai TNI akan ditambahkan pos bagi Jenderal TNI atas perintahan dari Presiden Joko Widodo. Presiden ingin menambahkan pos jenderal TNI untuk menempatkan banyaknya anggota perwira TNI yang kini berkembang. Penambahan pos tersebut yang dikatakan akan menambah sekitar ratusan pos yang akan dimasukkan dan dijadikan tepmat khusus para jenderal.

Namun hal tersebut dinilai oleh pengamat militer dari institute for security dan strategic sutdies yang mengungkapkan kekecewaan nya dengan ada nya penambahan pos jenderal. Dinilai bukan solusi yang baik atas penambahan pos – pos tersebut. Seharusnya pengembangan organisasi tersebut direncanakan dengan dasar perkembangan dari ancaman para TNI.

Ia mengutarakan bahwa seharusnya reorganisasi tentang perkembangan ancaman, bukan untuk mengembangkan personel, karena pada perkembangan personel itu sudah sangat mudah. Namun anggota TNI pun akan selalu menambah dan dari perwira tinggi yang kini kian banyak.

Khairul Fahmi mengutarakan opini nya dengan tegas, Sabtu (6/10/2019) bahwa bagaimana seharusnya pemerintah itu bekerja dengan mengatur personel dari penumpukan perwira. Tentunya diharuskan untuk dipikirkan kembali dalam penambahan perwira yang kian membanyak dan bisa di seleksi untuk rekrutmen agar berkurang nya ancaman akan tetapi dengan merekrut sesuai kebutuhan.

Jokowi Tambah Pos

 

 

Solusi Kurang Memuaskan Penambahan Pos TNI : Jokowi

banyaknya perwira tinggi dan perwira setingkat kolonel seharusnya menjadi masalah, jadi menurut Khairul itu bukan solusi yang baik untuk menambahkan pos. Karena pada umumnya dengan ada nya perwira – perwira yang kian membanyak ini malah menumbuhkan tingkat ancaman, berbeda nya dengan merekrut perwira-perwira nya maka ancaman pun kurang dan dalam pos TNI pun juga lebih berkurang. Apabila itu terjadi dalam proses penambahan pos yang akan dibuat nanti nya, dan itu apakah bisa mengurangi ancaman bagi para TNI juga ?

Jokowi Rencana Menambahkan Pos Jenderal TNI

Beratus-ratus orang dalam jabatan perwira yang kini juga ada nya 2 lembaga baru yang merupakan Komandi Operasi Khusus (Koopsus) dan Kogabwilham yang dimana menurut khairul pun juga seharusnya itu dapat diisi oleh dengan pejabat dan dapat mengurangi pesonel bagi perwira juga. Sehingga proses penambahan pos itu seharusnya tidak ada dan tidak diperlukan.

Related posts

Hilang nya tiket AirAsia pelajaran dalam kemitraan B2B

Rizki Amrulah

Risma Jelaskan Penanganan Corona pada Kepala BNPB dan Menkes

Rizki Amrulah

Ditemukan Seorang Mayat Tanpa Identitas di Sungai Banyumas

Rizki Amrulah

Kronologi Kejadian Rusuh dan Kebakaran di Lapas Sorong: 258 Napi Telah Kabur

Rizki Amrulah

Penemuan Mayat Pria Terikat di Kali Ciliwung Jakarta Timur

Melda Ridayana

Tuduhan Rekayasa Serangan Fitnah Dewi, Buat Apa Klarifikasi ?

Rizki Amrulah

Leave a Comment