Hukuman Mati
Nasional

Bandar Sabu WN Prancis Hukuman Mati Menjadi 19 Tahun Penjara, Masih Minta Grasi

WN Perancis Menjadi Bandar Sabu Hukuman Mati Jadi 19 Tahun Penjara

Terjerat dalam kasus pidana bandar narkoba jenis sabu yang telah ditemukan oleh apparat seberat 2.98 KG dari perancis yang berusaha diseludupkan oleh Felix. Felix yang tidak terima akan hukuman nya yang cukup tinggi, Felix pun berusaha untuk meminta jalur grasi.

Alhasil Felix yang dari hukuman mati menjadi 19 tahun penjara. Sebelumnya ia diberikan hukuman mati, akan tetapi Felix melalui penasihat hukum dari Pos bantuan, Denny Nur Indra, di Mataram. Ia merasa hukuman ia terlalu berat, oleh karna itu dengan upaya ini Felix bisa mendapatkan hukuman lebih rendah.

Hukuman Mati

WN Perancis Bandar Sabu Terjerat Hukuman Mati Jadi 19 Tahun Bui

Indra pun juga sudah mengungkapkan bahwa Grasinya sudah siap disediakan untuk laporan nya pada hari Minggu (15/9/2019).

Putusan dari Felix juga meningkat drastic sejak dari 14 hari bandingan nya dengan dibaca nya oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi NTB. Salinan putusan pengadilan tinggi NTB belum diterima oleh kejaksaan setempat, namun Felix pun juga belum bisa ditahan.

19 Tahun Penjara, Sebelumnya Felix WN Perancis Terjerat Hukuman Mati

Untuk saat ini Felix diharuskan untuk melakukan tahanan bui selama 19 tahun penjara, dan denda sebesar Rp 10 miliar subside 1 tahun penjara.

Menjadi penasehat hukum Felix ia berusaha menerima persetujuan dari kedutaan besar Perancis. Sampai saat ini pun penasehat hukum Felix masih belum menerima laporan dan jawaban dari kedutaan besar Perancis.

Related posts

Jokowi Ke Thailand Menjadi Tugas Antara Negara Pertamanya

Rizki Amrulah

Dewan Pengawas KPK Banyak Ahli Hukum

Rizki Amrulah

Kejujuran Yang di Lakukan Mujenih Membuat Dirinya Mendapatkan Penghargaan

Melda Ridayana

Menteri Desa Bantah ‘Desa Hantu’, Mendagri Kerja Dulu

Rizki Amrulah

Terungkap Mayat Anak Laki Laki Pelajar SD di Bawah Jembatan

Melda Ridayana

Hari Pertama PSBB di Surabaya

Rizki Amrulah

Leave a Comment